ADVERTISEMENT

Juventus Kalah, Allegri Marah-marah!

Adhi Prasetya - Sepakbola
Sabtu, 07 Mei 2022 08:00 WIB
Juventus Italian head coach Massimiliano Allegri shouts instructions during the Italian Cup (Coppa Italia) semifinal, second leg football match between Juventus and Fiorentina on April 20, 2022 at the Juventus stadium in Turin. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)
Massimiliano Allegri. Foto: AFP/MARCO BERTORELLO
Genoa -

Juventus tumbang 1-2 dari Genoa usai kebobolan dua gol yang dicetak dalam 10 menit terakhir pertandingan. Pelatih Bianconeri, Massimiliano Allegri begitu marah melihat permainan timnya.

Bermain di Luigi Ferraris, Sabtu (7/5/2022) dini hari WIB, Juventus sebetulnya tak tampil buruk. Ada empat tembakan tepat sasaran yang berhasil dilepaskan oleh Paulo Dybala dkk dari 12 percobaan, satu berbuah gol di menit ke-48.

Namun ketika sudah unggul, Juventus gagal memperlebar jarak meski Dybala, Dusan Vlahovic, hingga Moise Kean bergantian mendapatkan peluang emas di depan gawang Salvatore Sirigu, yang tampil baik di laga ini.

[Gambas:Opta]

Akibatnya, mereka gagal membunuh laga lebih cepat. Genoa yang telat panas justru berhasil menemukan menemukan arah di pengujung babak kedua, dan Bianconeri pun terkena getahnya.

Gol Albert Gudmundsson di menit ke-87 membuat tuan rumah kembali termotivasi dan mencapai klimaksnya di injury time, saat Mattia De Sicglio melanggar Kelvin Yeboah di kotak penalti, membuat wasit menunjuk titik putih.

Domenico Criscito, sang kapten, maju sebagai penendang dan berhasil menjalankan tugasnya. Genoa menang, membuat Allegri meradang.

"Lebih dari marah, saya betul-betul kecewa gagal memenangkan laga ini saat kami sedang tampil bagus. Kami harusnya mencetak gol kedua, tapi malah tidak bisa," ujar Allegri kepada Sky Sport Italia.

"Satu yang perlu kami perbaiki, meski karakter pemain yang ada di lapangan tidak cocok, adalah ketiadaan pemain yang bisa mendikte tempo dan melambatkan pergerakan setelah Arthur (Melo), (Fabio) Miretti, dan Dybala keluar."

"Setelah ketiganya keluar, kami cuma punya pemain yang bertipe serangan balik, dan itu proses dari awal sampai akhir. Ketika begitu banyak peluang terbuang, maka kamu akan dihukum," jelas Allegri.

Allegri kini harus segera mengevaluasi timnya, sebab laga final Coppa Italia melawan Inter Milan sudah menanti pekan depan. Untungnya, tiket ke Liga Champions musim depan sudah dipastikan dalam genggaman.

"Saya sedih ketika menelan kekalahan, tapi setidaknya hasil ini tak begitu memberi perbedaan di klasemen. Sekarang kami punya laga final Coppa Italia, dan jelas kami tak boleh melakukan kesalahan yang sama," lanjut Allegri.

"Inilah olahraga, jika tak memanfaatkan kesempatan, kamu bisa dihukum, jadi Genoa memang pantas menang," jelasnya.

(adp/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT