ADVERTISEMENT

Alasan Cerdas Sassuolo Pilih Lepas Scamacca ke West Ham Dibanding PSG

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 25 Jul 2022 19:45 WIB
STADIO DALLARA, BOLOGNA, ITALY - 2022/06/04: Gianluca Scamacca of Italy  looks on during the Uefa Nations League Group C match between Italy and Germany. The match ends in a tie 1-1. (Photo by Marco Canoniero/LightRocket via Getty Images)
Scamacca saat membela Timnas Italia. Foto: LightRocket via Getty Images/Marco Canoniero
Jakarta -

Alih-alih ke Paris Saint-Germain, Gianluca Scamacca justru merapat ke West Ham United. Sassuolo punya alasan bagus untuk memilih melepas penyerang 23 tahun itu ke Inggris.

Scamacca, yang mencetak 16 gol di Serie A musim lalu, ditawar sempat dipagari Sassuolo dengan harga 50 juta Euro, membuat PSG mundur karena enggan membayar semahal itu. Les Parisiens hanya mau membayar 35 juta Euro saja.

West Ham kemudian datang dengan rayuan uang yang lebih banyak, dan berani membayar hingga 40 juta Euro. Sassuolo sudah tahu dengan siapa mereka harus berbisnis.

Kedua klub kini sudah sepakat, sebagaimana dikabarkan CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali. Proses transfer tinggal mengurus detail kecil sebelum diumumkan. Nilai akhir yang disetujui pun memuaskan kubu Neroverdi.

"36 Juta Euro plus bonus 6 juta Euro, dan kami dapat bagian 10 persen jika Scamacca dijual lagi di masa depan. Terdengar bagus untuk kami, kan? Sebab West Ham juga merupakan tipe tim penjual," ujar Carnevali kepada Corriere dello Sport.

"Scamacca adalah pemain masa kini dan masa depan Italia, striker komplet, dan musim lalu dia telah jauh berkembang, dia masih punya potensi yang belum dimaksimalkan. Fisik dan tekniknya bagus, hanya perlu banyak bermain dengan rekan setim."

"Tendangannya juga luar biasa, saat menendang bola sampai terdengar suara yang tak biasa. Dia juga anak yang baik, sikapnya bagus. Segala kisah buruk terkait ayah dan kakeknya tak ada hubungannya sama sekali dengan dia," jelas Carnevali.

Scamacca digadang-gadang sebagai striker masa depan Italia. Kepindahan ke West Ham diharapkan bisa membuatnya semakin terbiasa bermain di level tinggi, terlebih The Hammers akan main di Europa Conference Leageue.

(adp/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT