ADVERTISEMENT

Urusan Ibrahimovic dengan Lukaku Belum Selesai!

Yanu Arifin - Sepakbola
Kamis, 28 Jul 2022 21:45 WIB
MILAN, ITALY - JANUARY 26:  Romelu Lukaku of FC Internazionale clashes with Zlatan Ibrahimovic of AC Milan during the Coppa Italia match between FC Internazionale and AC Milan at Stadio Giuseppe Meazza on January 26, 2021 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Milan -

Zlatan Ibrahimovic menegaskan bahwa urusannya dengan Romelu Lukaku belum selesai. Rivalitas keduanya bakal berlanjut di musim 2022/2023.

Lukaku dan Ibrahimovic pernah berseteru di lapangan. Itu terjadi pada musim 2020/2021.

Lukaku, yang membela Inter Milan, serta Ibrahimovic, yang berada di kubu AC Milan, pernah ribut di pertandingan perempatfinal Coppa Italia.

Ketika itu, Lukaku dan Ibrahimovic terlibat perang kata di lapangan, yang membuat Lukaku kesal karena dianggap berbau rasisme. Sial bagi Ibrahimovic, selain kena kartu merah, Milan juga kalah di laga itu dan tersingkir.

Sepekan berselang, Lukaku bak menaburi luka Ibrahimovic dengan garam. Inter kembali bisa menang atas AC Milan di Liga Italia dengan skor 3-0, yang turut membantu Nerazzurri akhirnya menyabet scudetto.

Dalam buku terbarunya, Adrenaline: My Untold Stories, Ibrahimovic merinci keributannya dengan Lukaku. Dari mulai kata-kata vodoo, hampir ribut di lorong, mengancam menembak kepala Lukaku, dan berjanji akan membuat perhitungan dengan striker Belgia itu di lapangan.

"Dalam pikiran saya, saya memutuskan bahwa saya harus menyelesaikan masalah dengan Romelu Lukaku di lapangan, seperti yang telah saya lakukan dengan [Marco] Materazzi," kata Zlatan Ibrahimovic, dalam bukunya.

"Sayangnya, dia meninggalkan Serie A [pada musim panas 2021 untuk pindah Chelsea] dan kami tidak menghadapi mereka di Liga Champions. Tapi akan ada kesempatan lain," kata Ibracadabra.

Kesempatan itu terbuka setelah Lukaku resmi kembali ke Inter musim panas ini. Penyerang 29 tahun itu dipinjamkan Chelsea lagi ke Italia, setelah gagal bersinar di Stamford Bridge.

Bersama Inter Milan, Romelu Lukaku membuktikan dirinya striker yang berbahaya. Ia bisa melesakkan 64 gol dan membantu Inter menjuarai Scudetto. Semusim berselang, gantian Zlatan Ibrahimovic yang bisa membawa AC Milan, meraih scudetto, mengalahkan Inter.

(yna/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT