ADVERTISEMENT

Juventus Bertahan Terlalu Dalam, Nggak Cocok sama Zakaria

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 21 Sep 2022 17:20 WIB
TURIN, ITALY - AUGUST 27: Denis Zakaria of Juventus FC warm up during the Serie A match between Juventus and AS Roma at on August 27, 2022 in Turin, Italy. (Photo by Sportinfoto/DeFodi Images via Getty Images)
Zakaria saat masih berseragam Juventus pada Agustus lalu. Foto: DeFodi Images via Getty Images/DeFodi Images
Jakarta -

Denis Zakaria bergabung dengan Chelsea setelah hanya enam bulan membela Juventus. Belakangan, ia mengaku bahwa ia tak cocok dengan gaya bermain yang diterapkan pelatih Massimiliano Allegri.

Zakaria pindah ke Stamford Bridge jelang penutupan bursa transfer musim panas lalu. Ia dipinjam Chelsea dengan opsi dipermanenkan, padahal ia baru saja dibeli Juventus seharga 4,5 juta Euro pada Januari lalu.

Selama di Turin, gelandang bertahan asal Swiss itu turun 13 kali pada musim lalu, 9 di antaranya menjadi starter. Namun tampaknya performa Zakaria tak memuaskan Allegri.

Musim ini, ia hanya turun sekali menjadi starter dalam 4 laga perdana Juventus di Serie A. Ia kalah bersaing dengan Manuel Locatelli, Adrien Rabiot, Fabio Miretti, hingga Weston McKennie. Itu belum menghitung Paul Pogba yang sedang cedera.

Begitu Juventus mendatangkan Leandro Paredes dari Paris Saint-Germain, masa depan Zakaria di Allianz Stadium pun kian suram. Oleh sebab itu, ketika hadir tawaran dari Chelsea jelang deadline, ia pun menerimanya.

"Semua terjadi sangat cepat. Saya tak tahu bahwa kepindahan ke Chelsea bisa terwujud sampai enam jam sebelum penutupan bursa transfer," ujar Zakaria kepada harian Swiss, Blick.

"Saya dengar dari agen saya (kalau Liverpool berminat pada saya sebelum merekrut Arthur Melo), tapi pada akhirnya saya pindah ke Chelsea. Saya rasa saya akan lebih bahagia di Inggris ketimbang di Turin."

"Sulit mengatakan apa yang salah di sana, mungkin gaya bermainnya tak cocok dengan saya. Tim bertahan sangat dalam, saya tak diberi banyak ruang. Saya butuh banyak ruang untuk memaksimalkan lari saya. Mungkin saya lebih cocok di Inggris."

"Allegri orangnya baik, saya bisa pastikan itu. Mungkin tim tak bermain bagus, sangat disayangkan. Dengan talenta sebagus itu di dalam skuad, mereka harusnya bisa lebih baik," jelas Zakaria, menyoroti performa bekas klubnya.

(adp/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT