Inter Milan Dibilang Lebih Parah dari Juventus, Setuju?

ADVERTISEMENT

Inter Milan Dibilang Lebih Parah dari Juventus, Setuju?

Randy Prasatya - Sepakbola
Minggu, 25 Sep 2022 22:30 WIB
STADIO GIUSEPPE MEAZZA, MILAN, ITALY - 2022/09/07: Player of FC Internazionale pose for a team photo prior to the UEFA Champions League football match between FC Internazionale and FC Bayern Munich. FC Bayern Munich won 2-0 over FC Internazionale. (Photo by Nicolò Campo/LightRocket via Getty Images)
Inter Milan dalam kondisi kritis menurut Marco Rossi. (Foto: LightRocket via Getty Images/Nicolò Campo)
Jakarta -

Pelatih Timnas Hungaria Marco Rossi memberi penilaian soal Juventus dan Inter Milan. Pria asal Italia itu menyebut Nerazzurri lebih parah daripada Bianconeri.

Juventus tidak menang dalam lima pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Yang terakhir, pasukan Massimiliano Allegri itu dikalahkan tim promosi, Monza, di Serie A.

Juventus cuma mencatat dua kemenangan, empat hasil imbang, dan satu kali kalah di Liga Italia sejauh ini. Mereka menempati peringkat kedelapan klasemen Liga Italia dengan 10 poin dan tertinggal tujuh angka dari Napoli.

Masalah cedera pemain juga menjadi alasan Si Nyonya Tua tak bisa bicara banyak sejauh ini. Allegri pun dihadapkan dengan keterbatasan pemain.

Inter juga mengalami masalah dengan menelan kekalahan 1-3 dari Udinese di Stadion Friuli pada akhir pekan lalu. Hasil itu membuat Inter Milan duduk di posisi ketujuh klasemen Liga Italia dengan 12 poin dan menguatkan desakan agar pelatih Simone Inzaghi mundur.

La Beneamata juga sudah mengoleksi empat kekalahan sepanjang musim ini, yakni tiga di liga dan satu di Liga Champions. Hal ini seperti memperlihatkan bahwa Inter sedang dalam masalah besar.

"Juventus menanggung masalah cedera, sementara situasi Inter tampaknya lebih kritis bagi saya, retakan muncul di ruang ganti," kata Rossi kepada Il Messaggero, yang dikutip oleh Football Italia.

Rossi menilai Milan bisa kembali menjadi juara dan bersaing dengan Napoli. Harapan besarnya pada musim ini adalah Partenopei yang menjadi kampiun.

"Napoli dan Milan. Saya harap ini benar-benar tahun Napoli, saya punya teman dan kerabat yang mendukung Napoli. Perayaan di kota seperti Napoli selalu menjadi tontonan. Milan solid dan bermain bagus. Paolo Maldini adalah titik referensi mendasar," tegasnya.

(ran/krs)

ADVERTISEMENT