Pemain Cadiz Bantah Berkata Rasis, Valencia Tak Percaya

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 07 Apr 2021 00:01 WIB
Cadiz vs Valencia, Minggu (4/4/2021).
Para pemain Valencia meninggalkan lapangan saat mogok bermain melawan Cadiz. Foto: Twitter @valenciacf_en
Cadiz -

Kasus dugaan rasisme dalam laga Cadiz vs Valencia belum tuntas. Terduga pelaku, Juan Cala, membantah telah berkata rasis, bahkan menuduh Mouctar Diakhaby berbohong. Valencia pun memberi balasan.

Dalam pertandingan jornada ke-29 Liga Spanyol yang berlangsung di Estadio Ramon de Carranza, Minggu (5/4/2021), Valencia sempat mogok bermain di menit ke-30.

Penyebabnya adalah pemain mereka, Diakhaby, mengaku menerima ucapan 'orang hitam sialan' dari Cala saat keduanya berseteru. 20 menit lamanya Valencia berada di ruang ganti, sebelum akhirnya melanjutkan pertandingan.

Diakhaby sendiri akhirnya digantikan Hugo Guillamon karena tak bisa lagi fokus melanjutkan permainan, dan Valencia akhirnya kalah 1-2.

Pada Selasa (6/4), Cala akhirnya buka suara mengenai apa yang terjadi kala itu. Sejak laga berakhir, ia mengaku ingin langsung meluruskan masalah, namun pihak Cadiz menahannya hingga situasinya mereda lebih dulu.



Cala membantah bahwa ia mengatakan hal rasis. Ia bahkan menyebut dirinya adalah orang yang inklusif karena hidup berdampingan dengan orang-orang dari ras berbeda.

"Saya tak tahu apa yang terjadi dengan asas praduga tak bersalah. Tak ada yang berhak dihakimi di depan umum seperti ini. Saya berikan nomor telepon saya jika ingin meminta maaf," kata Cala, dikutip Marca.

"Saya tak tahu apakah Diakhaby mengarang cerita itu, atau dia salah mengartikan? Saya tak tahu."

"Saya hidup bersama orang Chinese, Afrika Selatan. Saya pernah berada di Guinea bersama (Frederic) Kanoute dan Benjamin (Zarandona). Kami bermain bola tanpa penonton. Ada 20-25 kamera, mikrofon, para pemain, wasit... tak ada yang mendengar apa-apa."

Cala menegaskan tak ada rasisme di sepak bola Spanyol dan ia bersedia bertemu dengan Diakhaby. "Saya tak masalah duduk bersamanya. Apa yang sudah terjadi saat ini adalah sirkus," tegas Cala.

Valencia pun memberi tanggapan keras terkait jumpa pers Cala. Mereka menyatakan tak percaya dengan ucapan bek 31 tahun itu.

"JUAN CALA, KAMI TAK PERCAYA OMONGANMU," tulis judul pernyataan resmi Valencia.

"Valencia sangat sedih mendengar pernyataan yang dibuat pemain Cadiz, Juan Cala, di mana 48 jam setelah kejadian, dia menyangkal telah menghina Mouctar Diakhaby dengan kata-kata rasis dalam pertandingan LaLiga yang dimainkan Minggu kemarin di Estadio Ramón de Carranza."

"Cala sudah melewatkan kesempatan besar untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf pada pemain yang bersangkutan. Dia malah menyerang Diakhaby dan anggota Valencia yang lain."

Valencia menegaskan lagi bahwa mereka akan terus memperjuangkan hal ini sampai tuntas. Juara LaLiga 6 kali itu tak ingin lagi kasus ini terulang di kemudian hari. Sejauh ini, belum ada sanksi atau keputusan apapun terkait kasus ini.



Simak Video "Diakhaby Dapat Perlakuan Rasisme, Valencia Mogok Main"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/pur)