Jumpa Pers Aneh Ronald Koeman: Baca Catatan, Tolak Jawab Pertanyaan

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 22 Sep 2021 20:41 WIB
BARCELONA, SPAIN - AUGUST 29: Ronald Koeman, Head Coach of FC Barcelona looks on  during the La Liga Santander match between FC Barcelona and Getafe CF at Camp Nou on August 29, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman. (Foto: David Ramos/Getty Images)
Barcelona -

Ronald Koeman memimpin konferensi pers Barcelona jelang melawan Cadiz. Jumpa persnya terlihat aneh, dengan ia membaca catatan dan tidak menjawab pertanyaan.

Barcelona akan bertandang ke Estadio Nuevo Mirandilla, markas Cadiz, Jumat (24/9/2021) dini hari WIB, pada lanjutan LaLiga. Koeman menjadi sorotan jelang laga itu.

Koeman kabanya akan segera dipecat Barcelona. Hasil jeblok di dua laga terakhir menjadi pemicunya, yakni dihajar Bayern Munich 0-3 di Liga Champions dan ditahan Granada 1-1 di Liga Spanyol.

Pelatih 58 tahun itu kemudian memimpin konferensi pers Barcelona jelang melawan Cadiz. Dan Koeman membuat jumpa pers yang terkesan tidak seperti biasanya.

Dalam konferensi persnya, Koeman membaca semacam catatan di meja. Isinya juga bukan perihal pertandingan melawan Cadiz, melainkan semacam penjelasan terkait situasi klub.

Selain itu, Koeman juga tak menjawab pertanyaan apa pun dari jurnalis. Eks pelatih Southampton, Everton, dan Timnas Belanda itu langsung beranjak meninggalkan ruangan.

Dalam pernyatannya, Ronald Koeman menegaskan Barcelona sedang dalam situasi perbaikan. Ia meminta dukungan dari semua pihak, khususnya dari suporter.

"Klub bersama saya sebagai pelatih dalam situasi pembangunan kembali. Situasi keuangan terkait dengan olahraga dan sebaliknya, sebagai skuad kami harus membangun kembali tim tanpa bisa melakukan investasi besar," jelas Koeman dalam konferensi pers-nya.

"Itu membutuhkan waktu, hal yang baik tentang membangun kembali adalah bahwa para pemain muda akan memiliki peluang seperti yang dimiliki Xavi atau Iniesta, tetapi kesabaran diperlukan. Tetap berada di puncak liga akan sukses, tetapi di Liga Champions Anda tidak bisa mengharapkan keajaiban."

"Proses yang kami jalani layak untuk didukung. Saya tahu pers mengakui proses ini. Ini bukan pertama kalinya dalam sejarah Barcelona hal ini terjadi. Kami mengandalkan dukungan Anda di masa-masa sulit ini. Kami di tim sangat senang dengan dukungan para penggemar. Visca El Barca," jelas Ronald Koeman.

(yna/aff)