ADVERTISEMENT

Carlo Ancelotti Pusing Tujuh Keliling

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 08 Okt 2021 14:00 WIB
MADRID, SPAIN - SEPTEMBER 25: Carlo Ancelotti, Head Coach of Real Madrid gestures during the La Liga Santander match between Real Madrid CF and Villarreal CF at Estadio Santiago Bernabeu on September 25, 2021 in Madrid, Spain. (Photo by Denis Doyle/Getty Images)
Carlo Ancelotti Pusing Tujuh Keliling (Getty Images)
Madrid -

Dua laga terakhir, Real Madrid berturut-turut kalah. Satu masalah yang lagi dihadapi pelatih Carlo Ancelotti adalah soal utak-atik lini pertahanan.

Pekan lalu, Real Madrid kalah dari Sheriff di Liga Champions dan Espanyol di Liga Spanyol dengan skor sama 1-2. Hal itu tentu jadi pukulan besar buat Los Blancos.

"Tim ini tidak terbiasa kalah dua kali beruntun," terang Carlo Ancelotti seperti dilansir dari Marca.

Salah satu penyebab kekalahan Real Madrid tersebut adalah kurang sipnya utak-atik Carlo Ancelotti untuk pertahanan Real Madrid. Ancelotti harus putar otak, karena bek sayapnya lagi cedera semua.

Bek sayap kanan Dani Carvajal dan bek sayap kiri Ferland Mendy masih dalam pemulihan. Begitu pula, Marcelo yang merupakan bek sayap seniornya.

Walhasil, Ancelotti harus melakukan percobaan. Sayangnya, hasilnya tidak memuaskan.

BERGAMO, ITALY - FEBRUARY 24: Ferland Mendy of Real Madrid scores their side's first goal during the UEFA Champions League Round of 16 match between Atalanta and Real Madrid at Gewiss Stadium on February 24, 2021 in Bergamo, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images)Ferland Mendy, bek sayap kiri Madrid yang lagi cedera (Getty Images/Emilio Andreoli)

Carlo Ancelotti kini telah menggunakan enam bek yang berbeda dalam 10 pertandingan pertama. Satu-satunya yang tidak kena utak-atik adalah duet bek tengah Militao dan Alaba, yang telah bermain bersama di jantung pertahanan pada enam laga.

David Alaba kerap dipindahkan ke sayap kiri, begitu pula Nacho. Namun keduanya dinilai belum memuaskan.

Sebenarnya masih ada pilihan bek sayap kiri jebolan akademi yakni Miguel Gutierrez. Tapi sepertinya, Ancelotti masih belum memberikannya kesempatan tampil di level kompetisi tertinggi.

Lucas Vazquez yang aslinya merupakan penyerang sayap kanan, memang sudah dua musim terakhir digeser ke pos bek sayap kanan sejak era Zinedine Zidane. Sayangnya, Vazquez masih inkonsistensi dan staminanya untuk naik-turun tidak terlalu mumpuni.

Kini Ancelotti, berpikir keras lagi untuk menentukan pilihan terbaik di lini belakang.

(aff/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT