Oktober Terkutuk Real Madrid

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 12 Okt 2021 21:05 WIB
Real Madrids Karim Benzema, center, Luka Jovic, left, and Luka Modric reacts after Sheriffs Sebastien Thill scoring his sides second goal during the Champions League group D soccer match between Real Madrid and Sheriff, Tiraspol at the Bernabeu stadium in Madrid, Spain, Tuesday, Sept. 28, 2021. (AP Photo/Jose Breton)
Oktober Terkutuk Real Madrid (AP)
Madrid -

Bulan Oktober tampaknya seperti jadi bulan yang terkutuk buat Real Madrid. Beberapa musim terakhir, banyak cerita suram!

Awal musim ini saja, awal Oktober jadi kelabu buat Real Madrid. Los Blancos dikalahkan Espanyol pada Minggu (3/10) 1-2 di Liga Spanyol dan dikalahkan Sheriff 1-2 tiga hari sebelumnya di Liga Champions.

Laju impresif Real Madrid tersendat. Badai cedera di lini belakang jadi salah satu penyebabnya dan pelatih Carlo Ancelotti dibuat pusing tujuh keliling.

Dilansir dari Marca, bulan Oktober begitu suram buat Real Madrid. Di tahun 2018 silam, pelatih Julen Lopetegui dipecat yang cuma melatih empat bulan!

Lopetegui dicap gagal. Madrid di bawah komandonya kalah empat kali dari lima pertandingan, dengan rincian kalah tiga kali di Liga Spanyol dan sekali di Liga Champions.

Kekalahan 5-1 Clasico dari Barcelona pada 28 Oktober menghukum Lopetegui. Tanpa panjang lebar, dia segera dipecat!

BARCELONA, SPAIN - OCTOBER 28:  Head coach julen Lopetegui of Real Madrid CF looks on  during the La Liga match between FC Barcelona and Real Madrid CF at Camp Nou on October 28, 2018 in Barcelona, Spain.  (Photo by David Ramos/Getty Images)Julen Lopetegui dipecat Madrid di Oktober (Getty Images)

Era pelatih Zinedine Zidane juga diterpa kutukan bulan Oktober. Musim 2019/2020, Madrid imbang di dua laga awal Laliga.

Selama bulan itu, Madrid diimbangi Club Brugge di Liga Champions dan dikalahkan tim promosi Real Mallorca. Zidane sempat dipertanyakan racikannya.

Musim selanjutnya di bulan Oktober, Madrid-nya Zidane juga kala dari Cadiz dan Shakhtar Donetsk. Padahal musim sebelumnya, Zidane mampu membawa Madrid juara Laliga.

Akhirnya di bulan itu, Zidane diyakini tidak akan diperpanjang masa baktinya. Lalu di akhir musim, Zidane dan Madrid berpisah.

Real Madrid's head coach Zinedine Zidane gestures during the Spanish La Liga soccer match between Granada and Real Madrid at Los Carmenes stadium in Granada, Spain, Thursday, May 13, 2021. (AP Photo/Fermin Rodriguez)Zidane juga punya masalah di bulan Oktober (AP)

Kini, Carlo Ancelotti akan menjalani bukan Oktober yang selalu dipenuhi krisis dan ada laga El Clasico pada tanggal 24. Mampukah, dirinya membawa Real Madrid bangkit?

(aff/rin)