Panas! Javier Tebas Balas Sindiran Pedas Bos PSG

Bayu Baskoro - Sepakbola
Kamis, 23 Jun 2022 03:00 WIB
MADRID, SPAIN - MAY 31: Javier Tebas, President of LaLiga, attends during the interview “Desayunos Europa Press” at Auditorio El Beatriz on May 31, 2022, in Madrid Spain. (Photo By Oscar J. Barroso/Europa Press via Getty Images)
Presiden LaLiga, Javier Tebas. (Foto: Europa Press via Getty Images/Europa Press Sports)
Madrid -

Javier Tebas tidak terima dengan sindiran yang dilontarkan presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi. Bos LaLiga itu menyerang balik Al-Khelaifi.

LaLiga menggugat kontrak baru Kylian Mbappe di PSG. Otoritas Liga Spanyol itu menilai ada pelanggaran Financial Fair Play yang dibuat Les Parisiens demi mempertahankan Mbappe dari tawaran Real Madrid.

PSG memberi kontrak yang diklaim bernilai 300 juta euro kepada Mbappe. Penyerang Prancis itu juga mendapat gaji bersih hingga 100 juta euro per tahun!

Angka-angka fantastis itu dirasa tidak wajar oleh LaLiga, mengingat PSG tak mendapat keuntungan dalam beberapa musim terakhir. Javier Tebas pun mengajukan komplain ke UEFA dan membawa masalah ini ke ranah hukum.

Nasser Al-Khelaifi merespons langkah yang diambil Tebas dan LaLiga. Pria Qatar itu tak terima dengan gugatan Tebas, serta menyindir sang bos LaLiga yang dianggapnya terlalu ikut campur urusan klub dan liga lain.

MUNICH, GERMANY - APRIL 06: Nasser Ghanim Al-Khelaifi, President of PSG looks on during a PSG Paris Saint-Germain training session ahead of the UEFA Champions League Quarter Final match against FC Bayern Munich at Allianz Arena on April 06, 2021 in Munich, Germany. (Photo by Alexander Hassenstein/Getty Images)Bos Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi. Foto: (Getty Images)

"Tebas itu siapa? Saya enggak kenal dia. Bukan gaya kami untuk ikut campur urusan klub, liga atau federasi lain, tapi saya tak terima ada orang lain mau mengajari kami," kata Al-Khelaifi kepada Marca.

Sindiran Al-Khelaifi dibalas Tebas di media sosial. Pria 59 tahun itu menyebut bos PSG sebagai sosok arogan yang selalu melanggar aturan yang ada.

"Al-Khelaifi itu di level lain. Dia menganggap kami semua bodoh (dia bahkan tak percaya dengan kebohongannya sendiri) dan dia berbicara kepada Marca untuk memberi pelajaran dengan arogansi "orang kaya baru"," cuit Tebas di Twitter, Rabu (22/6/2022).

"Aturan tidak berlaku di PSG. Kami akan terus berjuang untuk kelanjutan sepakbola tanpa kecurangan," pungkasnya.



Simak Video "Blaugrana Gagal Menang Semenit Sebelum Bubar"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/nds)