Ekspetasi besar dibebankan di pundak para pemain Inggris untuk mengakhiri 44 tahun puasa gelar setelah titel Piala Dunia pertama direbut pada tahun 1966. Apalagi banyak kalangan menganggap tahun ini adalah saat yang tepat bagi generasi emas Inggris untuk juara.
Coba tengok bek sekelas John Terry, Rio Ferdinand dan Ashley Cole bermain sejajar bersama, duo gelandang enerjik pada diri Frank Lampard serta Steven Gerrard dan kecepatan Theo Walcott yang menopang sosok striker kelas dunia dalam diri Rooney. Jika melihat di atas kertas, tim seperti itu pantas juara bukan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inggris bisa saja kehilangan pemain lain dan itu akan jadi pukulan yang telak namun tak telak-telak amat," tutur Keegan di ESPN.
"Tapi jika Inggris kehilangan Rooney, saya bisa katakan mereka tidak mempunyai kesempatan karena Rooney adalah pemain yang bisa membuat perbedaan besar dalam tim," tegas pelatih Inggris di Piala Eropa 2000 itu.
"Setiap tim punya pemain kunci mereka masing-masing. Kami pun punya Rooney dan jika ia bisa tampil baik dan bermain dalam bentuk terbaiknya, saya pikir Inggris bisa sampai semifinal."
Eks Liverpool, Hamburg dan Newcastle United itu pun turut mengomentari kiprah Capello di timnas selama dua tahun ini. Memang Capello jarang mendapat serangan mau pun kritik dalam kurun waktu itu karena Inggris tampil baik dengan rekor 16 kemenangan, dua seri dan empat kekalahan.
Namun jika performa Inggris mengecewakan di Afrika Selatan, maka pria asal Italia itu harus siap menerima caci maki dari para fans serta media setempat.
"Anda bisa jadi orang yang paling baik di dunia ini, anda bisa jadi pelatih terbaik di dunia. Tapi jika anda tidak mendapatkan hasil, maka bersiaplah kehilangan pekerjaan anda," tandas Keegan.
"Capello mempunyai permulaan yang sangat bagus namun jika Inggris tampil buruk di Piala Dunia maka tekanan akan mengarah pada dirinya," pungkas pria yang dijuluki Mickey Mouse itu.
(mrp/roz)











































