Kereta cepat itu, atau yang disebut Gautrain, resmi dioperasikan di Johannesburg pada hari Selasa (8/6/2010) ini, atau tiga hari sebelum kickoff turnamen. Diharapkan transportasi baru ini bisa mengatasi masalah kemacetan yang biasa terjadi di kota tersebut, terutama hari Senin.
Pada perjalanan pertamanya, penumpang dari distrik Sandton, di mana banyak fans Piala Dunia menetap, bisa mencapai bandara 15 menit lebih cepat pada hari Selasa, dengan kecepatan 160 km/jam. Di hari normal waktu tempat rute itu 40 sampai 90 menit, tergantung tingkat kemacetan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengerjaan berbagai infrastruktur di Johannesburg dan venue-venue lain untuk Piala Dunia selama ini menimbulkan masalah tersendiri karena menambah kemacetan.
Pemerintah kota mengatakan, kelanjutan pengerjaan konstruksi akan ditunda selama Piala Dunia berlangsung, yang dimulai hari Jumat, supaya mengurangi kemacetan.
FIFA berharap fans tidak terlambat untuk mendatangi stadion Soccer City di dekat daerah Soweto, untuk upacara pembukaan di hari Jumat. Karena warga Afsel dikenal sering telat, mereka diminta untuk berangkat dari rumahnya lebih awal.
(a2s/nar)











































