Korut Tetap Misterius

Korut Tetap Misterius

- Sepakbola
Selasa, 15 Jun 2010 12:10 WIB
Korut Tetap Misterius
Johannesburg - Tengah malam nanti Korea Utara akan melakoni pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2010 melawan juara lima kali Brasil. Seperti negaranya, betapa sulit mengorek keterangan dari tim tersebut.

Pelatih Kim Jong Hun memperlihatkan ketertutupan itu saat menjalani kewajiban konferensi pers sebelum pertandingan di Johannesburg. Saat ditanya kondisi skuadnya, jawaban dia singkat saja. "Tak ada yang cedera. Mereka dalam performa terbaik."

Yang paling "seru" adalah ketika seorang wartawan asal Korea Selatan menanyakan sesuatu kepada Kim, dan menyebut timnya dengan Korea Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada negara bernama Korea Utara. Silakan pertanyaan selanjutnya," ucap pelatih berusia 53 tahun itu, seperti dikutip Telegraph.

Walaupun dunia lebih sering menyebutnya dengan Korea Utara (North Korea), negara penganut paham komunis itu lebih suka menamakan dirinya Republik Demokratik Rakyat Korea atau "Chosun" dalam bahasa mereka.

FIFA sendiri "mengikuti" kemauan Korea Utara dengan memakai nama DPR Korea, sedangkan Korea Selatan dirujuk ke Republik Korea.

Urusan politik sepertinya nyaris tak bisa dilepaskan dari Korea Utara. Seorang wartawan sempat bertanya, apakah pemimpin negara tersebut, Kim Jong Il, juga berperan dalam pemilihan pemain di skuad Korut. Ofisial FIFA langsung memotong pertanyaan itu dan melarang setiap pertanyaan terkait politik.

Sejarah Kim dengan media memang tidak terlalu bagus. Tahun lalu ketika timnya bertanding melawan Korea Selatan di kualifikasi Piala Dunia di Seoul, Kim menolak menghadiri konferensi pers pasca pertandingan dan menuduh ofisial negara rivalnya berencana meracuni para pemainnya. Saat itu Korsel menang 1-0.

Pada turnamen kali ini Chollima -- panggilan tim Korea Utara -- dipandang sebagai tim amat tertutup dalam seputar memberikan informasi. Hal ini tentu membuat lawannya penasaran dan tidak bisa menebak permainan Hong Yong-Jo dkk.

Baru kali ini dua negara Korea tampil di putaran final Piala Dunia. Di turnamen pertamanya Korut mengejutkan dunia dengan menunjukkan Italia dan masuk perempatfinal Piala Dunia 1966. Adapun Korsel sudah delapan kali mengikuti Piala Dunia, terbanyak di antara negara Asia lainnya.

(a2s/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads