Cuaca dan iklim Brasil memang jadi tantangan tersendiri, utamanya bagi tim-tim Eropa seperti Inggris. Terbiasa dengan cuaca yang sejuk, mereka kini akan menjalani sebuah turnamen di negara yang temperaturnya hangat dan punya kelembaban tinggi.
Sebagai negara tropis, rata-rata temperatur Brasil berkisar antara 22-26 derajat celcius. Tapi mengingat Inggris bakal menjalani sebagian besar pertandingannya di bagian utara Brasil, suhunya disebut-sebut bisa mencapai lebih dari 38 derajat celcius.
Agar bisa tetap tampil prima sepanjang turnamen, maka Inggris mempersiapkan diri sedini mungkin. Untuk menirukan cuaca panas Brasil, para pemain diminta mengenakan baju empat lapis saat menjalani pemusatan latihan di Portugal. Tak cuma itu, Steven Gerrard dkk. juga sempat menjalani latihan fisik di sauna. Saking beratnya latihan, para pemain sampai turun bobot tubuhnya.
"Ketika kami di Portugal, kami mengenakan underarmour, kaus, jaket, dan kaus anti air di bagian paling luarnya," kata Foster kepada Sky Sports.
"Ketika temperaturnya 22 derajat celcius, para pemain kehilangan 2 kg lewat keringat di setiap sesi latihan. Kami mencoba mereplikasi suhu dan kelembapan Brasil," lanjutnya.
"Bahkan di St.George Park pekan lalu, kami berlatih di pagi hari, makan siang, tidur selama sejam, kemudian melakukan sesi sepeda di ruang uap sebagai persiapan," tambah pemain West Bromwich Albion ini.
"Kami melakukan sesi tersebut selama setengah jam di dalam sana. Itu brutal, benar-benar kerja keras. Tapi tak ada satupun yang mengomel atau mengeluh soal itu, semuanya menjalaninya," demikian dia.
Inggris sendiri saat ini sudah berada di Miami, Florida, Amerika Serikat untuk melakukan aklimatisasi cuaca. Miami dinilai punya cuaca yang mirip Brasil.
Sebelum melakoni laga perdana Piala Dunia kontra Italia pada 14 Juni mendatang, mereka masih akan menjalani dua laga persahabatan yakni kontra Ekuador (4/6) dan Honduras (7/6).
(raw/nds)











































