Seburuk Apa Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia?

Seburuk Apa Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia?

Lucas Aditya - Sepakbola
Jumat, 11 Okt 2019 14:55 WIB
1.

Seburuk Apa Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia?

Seburuk Apa Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia?
Indonesia saat dihajar Uni Emirat Arab 0-5 di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. (Foto: AFP/Karim Sahib)
Jakarta - Timnas Indonesia belum menang dalam tiga laga di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Bagaimana kalau dibandingkan dengan kualifikasi sebelumnya?

Sejak milenium baru, Indonesia empat kali ambil bagian di kualifikasi Piala Dunia. Tim Merah-Putih berpartisipasi pada Kualifikasi Piala Dunia 2002, 2006, 2010, dan 2014. Indonesia tak ikut kualifikasi Piala Dunia 2018 karena sedang disanksi FIFA.

Indonesia memang tak pernah melaju jauh di Kualifikasi Piala Dunia di sejak tahun 2000. Pada Kualifikasi Piala Dunia 2002, Indonesia terhenti pada babak pertama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Merah-Putih saat itu tergabung di Grup 9, bersama China, Maladewa dan Kamboja. Indonesia finis kedua, dengan catatan empat kemenangan dan menelan dua kekalahan.




Dalam tiga laga awal Indonesia menang saat berjumpa dengan Maladewa dan Kamboja. Indonesia menang tanpa kebobolan dan membukukan 13 gol.

Empat tahun berselang, Indonesia juga masih belum beranjak dari babak pertama. Kali ini, Indonesia ada di Grup 8 bersama Arab Saudi, Tukmenistan, dan Srilanka.

Catatan kemenangan Indonesia menurun. Tim yang masih diperkuat Budi Sudarsono itu cuma membukukan dua kemenangan, finis di peringkat ketiga. Indonesia kalah dalam dua laga awal, lalu menang saat melawan Srilanka.


Ke Halaman Berikutnya






Sementara di kualifikasi Piala Dunia 2010, Indonesia mendapatkan by di babak pertama. Indonesia tanpa memeras keringat karena menang walkover dari Guam.

Di babak kedua, Indonesia langsung kalah dari Suriah. Dalam dua leg, Indonesia kalah 1-4 di kandang, lalu tumbang 0-7 dari Suriah di laga tandang.

Indonesia sampai ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014. Skuat Garuda menyingkirkan Turkmenistan di babak kedua.

Di babak ketiga, tim asuhan Aji Santoso itu segrup dengan tiga tim Timur-Tengah, Iran, Qatar dan Bahrain. Indonesia gagal memetik kemenangan dan menjadi lumbung gol, hingga menjadi juru kunci.


Indonesia cuma membukukan dua gol dalam enam pertandingan, juga kebobolan 26 gol dalam enam pertandingan. Kekalahan terbesar dibukukan saat melawat ke kandang Bahrain, Indonesia tumbang 0-10. Torehan itu masih menjadi rekor kekalahan terbesar Indonesia di ajang internasional.

Di kualifikasi Piala Dunia 2022, Indonesia masih menjadi juru Grup G. Sudah melewati tiga pertandingan, Indonesia selalu kalah dari Malaysia, Vietnam, dan Uni Emirat Arab. Indonesia baru membukukan dua gol dan sudah kemasukan 11 gol.

Kalau tak mau menjadi juru kunci, Indonesia mesti menyapu bersih lima laga sisa. Duel dengan Vietnam menjadi laga terdekat tim asuhan Simon McMenemy. Pertandingan itu berlangsung di stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (15/10) malam WIB.

Hide Ads