Sang juara bertahan Chelsea sekarang sedang menghadapi ancaman tersingkir dini dari Liga Champions, menyusul hasil-hasil di matchday 5, Rabu (21/11/2012) dinihari WIB.
Dalam pertandingannya, 'Si Biru' yang bertamu ke markas Juve harus pulang dengan kepala tertunduk dalam-dalam setelah kalah tiga gol tanpa balas. Di partai lain, Shakhtar Donetsk memetik poin penuh dalam lawatannya ke markas FC Nordsjaelland.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu poin tambahan di matchday terakhir akan cukup buat Juve di dalam menggondol satu tiket sisa di grup ini. Nah, fakta bahwa laga terakhir Bianconeri akan dilakoni kontra Shakhtar itulah yang kemudian memicu dugaan potensi konspirasi.
Pemaparannya, Juve dan Shakhtar bisa saja "main mata" di dalam pertemuannya nanti dan akan sama-sama diuntungkan--hasil imbang sudah cukup membuat Shakhtar lolos sebagai juara grup dan Juve meraih satu tiket sisa.
Terlepas dari ada atau tidaknya Biscotto--istilah Italia untuk menyebut "main mata"--nanti, hasil imbang antara Shakhtar kontra Juve memang akan menggusur Chelsea, yang di laga terakhir harus menang atas Nordsjaelland seraya berharap Juve kalah dari Shakhtar, dari kompetisi yang musim lalu mereka menangi.
Namun demikian, Asisten Pelatih Juve Angelo Alessio dengan tegas menepis kekhawatiran akan adanya "main mata" antara Juve dengan Shakhtar. Ia menegaskan bahwa 'Nyonya Tua' akan tetap bermain serius dan mengincar kemenangan.
"Saya sudah pasti tidak menilai laga itu akan jadi sekadar formalitas, kami tetap harus memainkan pertandingan itu dan berusaha keras, kami tak mengharapkan akan ada hal yang aneh-aneh," tegasnya di Reuters.
(krs/roz)











































