Melawat ke Nouveau Stade de Bordeaux di matchday 1 Liga Europa, Jumat (18/9/2015) dinihari WIB, Liverpool tak membawa sejumlah pemain utamanya seperti Christian Benteke, Dejan Lovren, Martin Skrtel, James Milner, dan Nathaniel Clyne. Sebagai gantinya, Rodgers menurunkan sejumlah pemain muda.
Di lini tengah, ada nama Jordan Rossiter dan Jordon Ibe yang masing-masing baru berusia 18 tahun dan 19 tahun. Rodgers juga memasang Divock Origi sebagai ujung tombak serangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat hasilnya, Rodgers sedikit kecewa dengan gol Jussie yang membatalkan kemenangan Liverpool. Namun dia gembira dengan performa anak-anak muda The Reds.
"Anda jelas kecewa, tapi saya lebih puas dan terpacu dengan penampilan. Kami punya banyak pemain muda di dalam tim --dan beberapa di antaranya memainkan pertandingan pertamanya-- jadi saya pikir ini sangat menggembirakan," ujar Rodgers seperti dikutip situs resmi Liverpool.
"Menjalani laga tandang di Eropa selalu sulit, tapi dengan pengalaman yang kurang dan banyak pemain muda, saya senang dengan itu," imbuhnya.
"Anda kecewa kebobolan, striker punya terlalu banyak sentuhan di dalam kotak penalti dan kemudian mereka sedikit beruntung ketika Emre (Can) meluncur dan bola memantul kepadanya (Jussie)."
"Tapi jika tidak bisa menang, khususnya di laga tandang kompetisi Eropa, penting untuk mendapat poin dan kami jelas paling tidak pantas mendapatkannya," kata Rodgers menambahkan.
(nds/mfi)











































