Pellegrini sudah melatih City sejak musim panas 2013 dengan torehan satu gelar Premier League dan Piala Liga Inggris. Selama dua musim terakhir, City juga disulapnya jadi tim paling produktif di Premier League.
Meski demikian, masih ada yang kurang dari City yakni trofi Liga Champions, gelar juara yang begitu diidam-idamkan oleh Sheikh Al-Mansour sebagai pemilik klub.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja ada beban tersendiri untuk Pellegrini bisa meraih trofi tersebut sebelum dia hengkang musim. Tapi, manajer asal Chile tersebut tak memusingkannya dan memilih fokus pada penampilan tim.
"Saya pikir masalah utamanya adalah mencoba untuk bermain, kami tidak berpikir soal yang akan datang," ujar Pellegrini seperti dikutip Soccerway.
"Ini bukan masalah. Semua pemain dan staf hanya berpikir soal musim ini. Kami punya target-target penting dan cara terbaik adalah fokus di setiap pertandingan," sambungnya.
"Kami punya laga Liga Champions besok, lalu Wembley di hari Minggu, dan kami kembali lagi ke Premier League Rabu depan."
"Sangat mudah karena kami sangat fokus meraih target-target kami musim ini," tutupnya.
City akan menghadapi Dynamo Kiev pada babak 16 besar Liga Champions. Leg pertama dihelat Kamis (25/2) dinihari WIB besok.
(mrp/raw)











































