PSG disingkirkan Manchester United dari Liga Champions, setelah kalah 1-3 di leg kedua 16 besar, Kamis (7/3/2019) dini hari WIB. Padahal, Kylian Mbappe dkk sudah menang 2-0 pada leg pertama di Old Trafford.
Tersingkirnya PSG juga terbilang dramatis. Tim besutan Thomas Tuchel itu diganjar penalti di menit akhir, karena bek Presnel Kimpembe melakukan handball. Marcus Rashford pun mengeksekusi penaltinya, dan memastikan MU lolos ke perempatfinal dengan keunggulan gol tandang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ancelotti, mantan pelatih PSG yang kini membesut Napoli, mengomentari hasil dramatis yang ditelan mantan timnya. Ia bercanda, jika dirinya masih berada di bench PSG, ia akan lompat dari jembatan karena frustrasi melihat kekalahan dramatis itu.
"Itu luar biasa. Benar-benar luar biasa," katanya kepada Sky Sport Italia dilansir Sportskeeda.
"Jika ada di bench PSG, saya tak tahu harus berbuat apa. Mungkin saya akan mencari jembatan terdekat dan langsung melompat," tambah dia.
Ancelotti sempat melatih PSG pada 2011-2013. Ia mengantar Les Parisiens menjuarai Ligue 1 pada 2012/2013. Pada 2013, ia hengkang dan melatih Real Madrid.
Ancelotti sendiri baru membawa Napoli memenangkan leg pertama Liga Europa. Il Partenopi menekuk Salzburg tiga gol di San Paolo, Jumat (8/3) dini hari WIB.
Baca juga: Hasil Babak 16 Besar Liga Europa |











































