sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 11 Agu 2020 10:20 WIB

Solskjaer Tak Terkejut Bruno Fernandes Ubah Teknik Penaltinya

Putra Rusdi K - detikSport
COLOGNE, GERMANY - AUGUST 10: Bruno Fernandes of Manchester United scores his sides first goal from the penalty spot during the UEFA Europa League Quarter Final between Manchester United and FC Kobenhavn at RheinEnergieStadion on August 10, 2020 in Cologne, Germany. (Photo by Wolfgang Rattay/Pool via Getty Images) Bruno Fernandes mengubah gaya penaltinya saat menghadapi FC Copenhagen (Foto: Getty Images/Pool)
Cologne -

Ole Gunnar Solskjaer tak terkejut Bruno Fernandes mengubah teknik penaltinya saat jumpa FC Copenhagen. Ia melatih dua gaya penalti yang berbeda di latihan.

MU berhasil mengalahkan FC Copenhagen 1-0 di RheinEnergieStadion, Cologne, Jerman, pada perempatfinal Liga Europa, Selasa (11/8/2020) dini hari WIB. Meski begitu, kemenangan ini harus diraih susah payah oleh Setan Merah.

MU yang tampil sangat dominan dengan melepas 26 tembakan dipaksa bermain hingga perpanjangan waktu oleh wakil Denmark ini. Gol penentu kemenangan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer ini tercipta di menit ke-95 lewat penalti Bruno Fernandes.

Wasit menunjuk titik putih setelah Anthony Martial dilanggar Andreas Bjelland. Fernandes yang sukses mengeksekusi penalti menggunakan teknik yang tak lazim digunakannya.

Pria asal Portugal ini biasanya melakukan tendangan penalti dengan melakukan lompatan kecil sebelum mengayunkan kakinya. Eksekusi penalti Fernandes mirip dengan apa yang kerap dilakukan gelandang Chelsea, Jorginho.

[Gambas:Youtube]


Namun, menghadapi Karl-Johan Johnsson yang tampil gemilang, Fernandes memilih melepas sepakan keras dengan ayunan kaki panjang. Keputusan ini tepat karena bola meluncur deras ke pojok kanan gawang Copenhagen, meski Johnsson mampu menebak arah bola.

Solskjaer tak terkejut Fernandes mengubah gaya menendang penaltinya. Menurut pria asal Norwegia ini, Fernandes memang melatih dua gaya penalti selama latihan. Ia bisa menerapkan gaya penalti yang berbeda tergantung kiper yang dihadapi.

"Dia tahu bahwa kiper akan menunggu dia melakukan lompatan, "kata Solskjaer dikutip dari BBC
Dia melatih kedua jenis penalti itu. Dia bisa melakukan keduanya dan akan memilih mana yang lebih tepat.

"Lagipula, dia lebih baik dariku soal itu!," tambahnya.

Gol ke gawang Copenhagen ini merupakan gol penalti ketujuh Fernandes sejak berseragam MU Januari lalu. Pria 25 tahun ini tercatat tak pernah gagal mengeksekusi penalti The Red Devils.

Sepanjang kariernya Fernandes memang punya catatan luar biasa dalam urusan menendang bola dari titik 12 pas. Dikutip dari Transfermarkt, dari 29 penalti yang pernah dieksekusinya, Fernandes hanya gagal dua kali.

Kegagalan tersebut terjadi saat ia membela Sporting Lisbon kala berhadapan dengan GS Loures di ajang Taca de Portugal Oktober 2018. Serta, kala membela Udinese di laga kontra Napoli pada Serie A musim 2015/2016.



Simak Video "Melihat Gol-gol Sevilla yang Tumbangkan MU di Semifinal"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com