sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 22 Agu 2020 14:35 WIB

Roller Coaster Hidup Julen Lopetegui

Afif Farhan - detikSport
COLOGNE, GERMANY - AUGUST 21: Julen Lopetegui, Head Coach of Sevilla celebrates with the UEFA Europa League Trophy following his teams victory in during the UEFA Europa League Final between Seville and FC Internazionale at RheinEnergieStadion on August 21, 2020 in Cologne, Germany. (Photo by Ina Fassbender/Pool via Getty Images) Roller Coaster Hidup Julen Lopetegui (Getty Images/Pool)
Cologne -

Pepatah hidup seperti roller coaster kadang di atas, kadang di bawah terasa betul bagi Julen Lopetegui. Terpuruk di Real Madrid, bersinar bersama Sevilla.

Final Liga Europa mempertemukan Sevilla vs Inter Milan, berlangsung di Stadion RheinEnergie, Jerman pada Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung ketat dengan balas-membalas gol.

Sevilla akhirnya keluar sebagai juara dengan skor akhir 3-2. Sang pelatih Sevilla, Julen Lopetegui tak bisa menahan air mata kebahagiannya.

COLOGNE, GERMANY - AUGUST 21: Julen Lopetegui, Head Coach of Sevilla celebrates with the UEFA Europa League Trophy following his team's victory in during the UEFA Europa League Final between Seville and FC Internazionale at RheinEnergieStadion on August 21, 2020 in Cologne, Germany. (Photo by Ina Fassbender/Pool via Getty Images)Julen Lopetegui (kanan), menangis bahagia sambil memeluk para pemainnya begitu peluit akhir pertandingan final Liga Europa (Getty Images/Pool)

Dilansir dari Squawka, Julen Lopetegui sungguh menjalani hidup seperti roller coaster. Kadang di bawah, terpuruk. Namun ada saatnya di atas, mencicipi kesuksesan.

12 Juni 2018 silam, dirinya menjabat sebagai pelatih Real Madrid. Dia pun harus merelakan jabatannya sebagai pelatih timnas Spanyol, demi menjajal tantangan bersama tim bertabur bintang.

Apa daya, Julen Lopetegui cuma 'seujung kuku' duduk di kursi pelatih Real Madrid. Dia cuma mengemas 14 kali penampilan mendampingi Los Blancos, dipecat Real Madrid pada 29 Oktober 2018!

Salah satu penyebab pemecatannya adalah kala Real Madrid dibantai Barcelona 1-5. di Laliga. Tentu, itu dinilai sebagai kekalahan paling memalukan.

MADRID, SPAIN - JUNE 14:  Julen Lopetegui the new head coach of Real Madrid (L) poses with Florentino Perez, President of Real Madrid at Santiago Bernabeu Stadium on June 14, 2018 in Madrid, Spain. (Photo by Quality Sport Images/Getty Images)Julen Lopetegui kala diperkenalkan sebagai pelatih Real Madrid (Quality Sport Images/Getty Images)

5 Juni 2019, Sevilla memakai jasanya. Julen Lopetegui pun membawa Jesus Navas dkk, finis di peringkat keempat klasemen Liga Spanyol.

Dini hari tadi, sebuah pencapaian besar diraih Julen Lopetegui. Dia membawa Sevilla juara Liga Europa, serta meraih kesuksesan perdana di karier melatih level klub!

"Saya punya pengalaman yang indah melatih timnas Spanyol dan kemudian cuma sebentar di Real Madrid. Kini, saya beruntung berada di klub yang luar biasa ini, Sevilla," katanya seperti dilansir situs resmi UEFA.

"Tim ini selalu saling percaya dan bekerja keras. Saya bangga kepada semuanya," lanjutnya.

COLOGNE, GERMANY - AUGUST 21: Julen Lopetegui, Head Coach of Sevilla celebrates with the UEFA Europa League Trophy following his team's victory in during the UEFA Europa League Final between Seville and FC Internazionale at RheinEnergieStadion on August 21, 2020 in Cologne, Germany. (Photo by Ina Fassbender/Pool via Getty Images)Julen Lopetegui sukses antar Sevilla juara Liga Europa (Getty Images/Pool)

Julen Lopetegui dikontrak melatih Sevilla sampai tahun 2022 mendatang. Bisakah kembali menorehkan prestasi manis, Lopetegui?

(aff/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com