sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 21 Okt 2020 11:10 WIB

Pedri: Dulu Ditolak Real Madrid, Kini Pemain Masa Depan Barcelona

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
BARCELONA, SPAIN - SEPTEMBER 27: Pedri of FC Barcelona looks on during the La Liga Santander match between FC Barcelona and Villarreal CF at Camp Nou on September 27, 2020 in Barcelona, Spain. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in fixtures being played behind closed doors. (Photo by David Ramos/Getty Images) Pedri, bintang masa depan Barcelona yang pernah ditolak Real Madrid. (Foto: Getty Images/David Ramos)
Jakarta -

Pedro Gonzalez Lopez, atau dikenal dengan Pedri, menjadi salah satu pemain muda tumpuan masa depan Barcelona. Padahal ia dulu ditolak mentah-mentah Real Madrid.

Pedri adalah salah satu pemain yang jadi bagian dari proyek regenerasi Barcelona saat ini. Barcelona memang memasukkan sejumlah pemain muda di skuad saat ini, sebut saja Ansu Fati, Francisco Trincao, Sergino Dest, Ronald Araujo, hingga Riqui Puig.

Sejauh ini, Pedri sudah dipercaya tampil lima kali di seluruh ajang: empat kali di Liga Spanyol dan sekali di Liga Champions. Pada penampilan perdananya di Liga Champions itu pula, pemain 17 tahun tersebut mencetak gol debut.

Ia tampil sebagai pemain pengganti untuk Fati kala Barcelona menjamu Ferencvaros, Rabu (21/10/2020) dini hari WIB, masuk pada menit ke-62. Pedri lantas membuat gol di menit ke-82 dan membantu Barcelona menang 5-1.

Ia sudah menuai pujian kala turun sebagai starter di laga lawan Getafe, kendati Barcelona kalah 0-1. Pedri menunjukkan kontrol yang apik dan mahir memainkan peran false nine, yang awalnya diperkirakan bakal dimainkan oleh Lionel Messi di laga itu.

Kini jadi tumpuan masa depan Barcelona, siapa sangka dua tahun lalu Pedri ternyata ditolak oleh Real Madrid. Laporan Marca menyebutkan bahwa Pedri kala itu sempat menjalani trial di Valdebebas, markas Real Madrid, dan tak membuat klub Ibu Kota Spanyol itu terkesan.

Marca mengungkapkan bahwa kualitas lapangan yang buruk kala itu membuat Pedri kesulitan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tapi setidaknya kini Pedri mendapatkan kepercayaan di tempat lain untuk mengembangkan kemampuannya.

Secara permainan, Pedri disebut-sebut dipengaruhi oleh Michael Laudrup, eks pemain Barcelona era 1989-1994 dan Madrid periode 1994-1996. Ayahnya memang membiasakan Pedri menyaksikan video-video permainan Laudrup, agar bisa menirukan kemampuan eks bintang Denmark itu mengirimkan umpan akurat dan jeli.

Baru 17 tahun, Pedri menatap jalan yang panjang untuk bisa memenuhi potensinya. Namun awal perjalanannya sejauh ini setidaknya tampak menjanjikan dan bukan tak mungkin ia membuat Madrid menyesal di kemudian hari.

(raw/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com