sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 22 Okt 2020 21:10 WIB

Dihantam COVID-19, Shakhtar Malah Bisa Hajar Madrid

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Shakhtars Tete, second right, celebrates after scoring his sides opening goal during the Champions League, group B soccer match between Real Madrid and Shakhtar Donetsk at Alfredo di Stefano stadium in Madrid, Spain, Wednesday, Oct. 21, 2020. (AP Photo/Manu Fernandez) Shakhtar Donetsk dilanda badai virus corona, tapi tetap bisa menghajar Real Madrid (AP/Manu Fernandez)
Madrid -

Kemenangan Shakhtar Donetsk atas Real Madrid bukan kemenangan biasa. Pencapaian itu didapat di saat tim dihantam badai virus corona. Duh!

Shakhtar bertandang ke Alfredo di Stefano Stadium, Rabu (21/10/2020) malam WIB, dalam rangkaian matchday I Liga Champions Grup B. Madrid jelas lebih diunggulkan karena mereka punya kualitas skuat di atas Shakhtar.

Tapi, pada faktanya, skuat Madrid dibuat tak berkutik di babak pertama oleh permainan cepat Shakhtar. Ditambah lagi blunder yang dilakukan Raphael Varane dkk di lini belakang, Shakhtar dengan mudahnya unggul 3-0 ketika 45 menit pertama tuntas.

Gol-gol Shakhtar dibuat Mateus Tete, Raphael Varane (bunuh diri), dan Manor Solomon. Unggul 3-0 sempat membuat Shakhtar kehilangan kendali permainan, tapi pada akhirnya anak asuh Luis Castro itu malah menang 3-2.

Madrid boleh berdalih tak tampil dalam kekuatan terbaiknya karena sejumlah pemain intinya cedera, termasuk kapten Sergio Ramos dan bek Dani Carvajal. Apalagi Karim Benzema juga disimpan di bangku cadangan.

Meski demikian, Shakhtar harusnya lebih menderita karena sebelum laga ini dimulai, mereka sudah kehilangan 10 pemainnya yang positif COVID-19!. Bahkan di antaranya merupakan pemain inti seperti kiper dan kapten Andriy Pyatov, lalu tiga pemain Brasil andalannya, Taison, Alan Patrick, dan Junior Moraes.

Selain itu dua pemain lokal juga jadi korban virus corona, yakni bek Mykola Matviyenko dan wakil kapten Taras Stepanenko. Shakhtar bahkan nyaris kalah WO 0-3 karena banyak pemainnya yang absen.

Pada akhirnya Shakhtar tetap bertanding dengan hanya membawa 15 pemain.

"Ini mimpi buruk namanya. Mimpi buruk untuk kemanusiaan. Saya tak percaya ini bisa menimpa kami tapi ya seperti ini memang keadaannya," ujar Luis Castro pada jumpa pers sebelum pertandingan.

Faktanya, Shakhtar Donetsk malah memberi mimpi buruk untuk Madrid di laga perdananya di Liga Champions. Madrid untuk dua musim beruntun selalu kalah di matchay I, setelah musim lalu dikalahkan Paris Saint-Germain.

"Ini hasil luar biasa untuk kami. Kami tahu kesulitan apa yang akan dihadapi, jadi kami menyusun strategi dengan baik. Apa yang pemain tunjukkan begitu luar biasa. Kami solid sebagai tim dari awal hingga akhir," papar Castro usai duel seperti dikutip situs resmi UEFA.

(mrp/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com