Jangan Bilang Inter Mainnya Kurang Ngotot, Conte Kesal Nih!

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Kamis, 10 Des 2020 11:27 WIB
Inter Milans Romelu Lukaku makes an attempt to score during the Champions League group B soccer match between Inter Milan and Shakhtar Donetsk at the San Siro stadium in Milan, Italy, Wednesday, Dec. 9, 2020. (AP Photo/Antonio Calanni)
Inter Milan tersingkir dari Liga Champions usai cuma main imbang 0-0 dengan Shakhtar Donetsk (Foto: AP/Antonio Calanni)
Milan -

Inter Milan terdepak dari Liga Champions usai cuma main seri dengan Shakhtar Donetsk. Antonio Conte tak setuju kalau timnya kurang determinasi di laga penting.

Inter butuh kemenangan di matchday keenam fase grup untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Shakhtar jadi ujian terakhir untuk Nerazzurri.

Namun, Inter justru gagal menang. Menjamu Shakhtar di Giuseppe Meazza, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB, Inter harus puas dengan hasil akhir 0-0.

Di sepanjang laga, Inter yang dominan tercatat melepaskan 20 tembakan. Namun, tak satupun dari upaya Romelu Lukaku dkk yang mampu menembus gawang Shakhtar.

Dengan hasil itu, Inter dipastikan tersingkir dari Liga Champions. Mereka finis sebagai juru kunci Grup B dengan enam poin dari enam pertandingan.

Usai pertandingan, Antonio Conte diwawancarai oleh Sky Sport Italia. Saat ditanya apakah timnya kurang ngotot di pertandingan krusial, Conte terlihat jengkel.

"Anda boleh saja beropini, saya hormati itu. Saya tidak setuju, karena saya pikir tim sudah memberikan segalanya, melakukan semua yang diperlukan. Luar biasa dalam dua laga kami dominan atas Shakhtar tapi tidak mencetak satu gol pun," ujar Conte seperti dilansir Football Italia.

"Saya tidak setuju kalau kami kurang determinasi. Para pemain saya memberikan segalanya malam ini, jadi saya sepenuhnya tidak setuju."

"Kami harus mengevaluasi semuanya dengan kepala dingin, tidak setelah tersingkir seperti ini. Ada rasa penyesalan dan kekecewaan yang mendalam, tapi saya tidak merasa kami kurang determinasi, fokus, atau agresivitas," kata Conte.

Dengan kegagalan ini, Inter Milan berarti selalu tersingkir dari Liga Champions dalam dua musim terakhir. Musim ini, La Beneamata untuk pertama kalinya finis di dasar klasemen fase grup selama berkompetisi di Liga Champions.

(nds/krs)