sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 11 Des 2020 20:35 WIB

Korban 'Wasit Rasis' Akhirnya Angkat Bicara, Bilang Apa?

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Basaksehir assistant coach Pierre Webo prior to the Champions League group H soccer match between Paris Saint Germain and Istanbul Basaksehir at the Parc des Princes stadium in Paris, France, Wednesday, Dec. 9, 2020. The match is resuming on Wednesday with a new refereeing team after players from Paris Saint-Germain and Istanbul Basaksehir left the field on Tuesday evening and didn’t return when the fourth official — Sebastian Coltescu of Romania — was accused of using a racial term to identify Basaksehir assistant coach Pierre Webo before sending him off for his conduct on the sidelines.  (AP Photo/Francois Mori) Pierre-Webo berterima kasih atas dukungan saat kasus peleehan rasial (AP/Francois Mori)
Paris -

Asisten pelatih Istanbul Basaksehir Pierre Webo angkat bicara juga usai kasus pelecehan berbau rasial kepadanya. Webo berterima atas dukungan yang ada.

Nama wasit asal Rumania, Sebastian Coltescu, sedang dibicarakan karena pernyataan bernuansa rasisme, ketika bertindak sebagai ofisial keempat di laga Liga Champions antara Paris Saint-Germain kontra Istanbuil Basaksehir, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB kemarin.

Akibat tindakan Coltescu itu, laga terhenti di menit ke-15 dan dilanjutkan sehari setelahnya. Coltescu saat itu diklaim telah melontarkan kata-kata 'Negri' atau kulit hitam dalam bahasa Indonesia, kepada Pierre Webo.

Webo yang naik pitam lantas dikartumerah dan membuat pertandingan memanas. Bahkan pemain Istanbul Demba Ba sampai mengonfrontasi Coltescu secara langsung.

UEFA kemudian berencana melakukan investigasi atas tudingan 'wasit rasis' ini. Sementara itu Webo mendapat banyak dukungan dari publik, terutama para pelaku sepakbola.

Dukungan yang masif itu membuat Webo bisa lebih tenang sekaligus berterima kasih kepada banyak pihak. Webo bahkan juga mendapat ucapan

"Sebagai wasit pro UEFA, saya rasa dia (Coltescu) sudah berlebihan dan melanggar nilai-nilai yang ada," ujar Webo seperti Sky Sports.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua yang mendukung saya saat ini, 8 Desember. Saya mau bilang 'Terima kasih Tuan presiden (Presiden klub Goksel Gumusdag)," sambungnya.

"Mereka selalu mendukung setiap saya dan terutama dukungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, orang besar yang mendukung saya sejak awal dalam momen sulit seperti ini," tutup Pierre Webo.

(mrp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com