Era Messi-Ronaldo Sudah Habis, Gantian Mbappe-Haaland?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 18 Feb 2021 12:00 WIB
Kylian Mbappe, Erling Haaland
Kylian Mbappe-Erling Haaland penerus persaingan Lionel Messi-Cristiano Ronaldo? (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Cemerlangnya penampilan Kylian Mbappe dan Erling Haaland pekan ini semacam ucapan permisi untuk Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ini eranya Mbappe-Haaland.

Partai leg pertama babak 16 besar Liga Champions pekan ini menyajikan tontonan yang menarik. Dua pemain muda, yang bisa dianggap sebagai yang terbaik yakni Kylian Mbappe dan Erling Haaland, mengambil panggung.

Keduanya membuat dua pemain terbaik selama lebih dari sedekade terakhir, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, kalah terang. Sebagai catatan, Messi dan Ronaldo merebut 11 dari total 12 titel Ballon d'Or terakhir, penghargaan untuk pemain terbaik di dunia.

Mbappe bahkan melakukannya dengan sangat vulgar. Ia menggendong Paris Saint-Germain mempecundangi Barcelona, yang dipimpin kapten Messi dengan skor 4-1 di Camp Nou, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB kemarin.

Mbappe mencetak hat-trick di pertandingan tersebut, menjadi man of the match. Sementara Messi hanya sempat membawa Barcelona memimpin berkat eksekusi penaltinya. Selebihnya? Messi tak bisa berbuat banyak, di saat yang sama Mbappe mengobrak-abrik pertahanan Barcelona dengan kecepatannya.

Patut diketahui, di usia baru 22 tahun Mbappe sudah menjadi top skorer ketiga PSG. Pemain termahal kedua di dunia itu hanya kalah tajam dari Edinson Cavani dan Zlatan Ibrahimovic.

Hat-trick Mbappe ternyata melecut semangat Erling Haaland. Penyerang Borussia Dortmund itu lantas merespons dengan membuat dua gol untuk membawa timnya menang 3-2 di markas Sevilla, Kamis (18/2) dini hari WIB.

Ia memang tak berhadapan langsung dengan Cristiano Ronaldo, sebagaimana Mbappe menghadapi Messi. Tapi sial buat Ronaldo, sinar Haaland membuatnya turut dibanding-bandingkan.

Apalagi Ronaldo tak kuasa menyelamatkan Juventus dari kekalahan 1-2 di markas Porto, sementara pada waktu bersamaan Haaland memenangkan Dortmund. Pemain 36 tahun itu bermain buruk, hanya melepaskan satu tembakan sepanjang 90 menit dan beberapa kali gagal menunjukkan aksinya.

Malah ada sejumlah momen yang membuatnya jadi bahan lelucon di media sosial. Yakni ketika mencoba menggiring bola lalu menabrak rekan setim, Alex Sandro, dan saat ia luput menendang bola di kotak penalti Porto.

Bagaimana dengan Haaland? Dua golnya ke gawang Sevilla membuat pemain 20 tahun tersebut kini sudah mengoleksi 18 gol hanya dari 13 penampilan di Liga Champions. Sebelumnya tak ada pemain yang bisa mencetak gol sebanyak itu bahkan di 20 pertandingan.

Dari 18 gol itu, 10 di antaranya dibukukan Haaland di Dortmund, cuma bermodal tujuh pertandingan. Ia memecahkan rekor sebagai pemain tercepat yang bisa mencapai 10 gol di Liga Champions, menggusur catatan Roy Makaay yang butuh 10 penampilan.

Bersinarnya Kylian Mbappe dan Erling Haaland pekan ini kembali mengangkat pembicaraan soal pergeseran era. Bahwa dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sudah berakhir.

"Ini berarti kita punya sesuatu untuk dinantikan setelah Ronaldo dan Messi. Bahwa angka-angka gol mereka itu seperti Messi dan Ronaldo di puncaknya," ungkap eks pemain Barcelona dan tim nasional Inggris, Gary Lineker, dikutip BBC.

(raw/krs)