sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 24 Feb 2021 00:35 WIB

Bisa Sejauh Apa Man City di Liga Champions Musim Ini, Pep?

Mohammad Resha Pratama - detikSport
MANCHESTER, ENGLAND - DECEMBER 09: Raheem Sterling of Manchester City celebrates with teammates Bernando Silva and Ferran Torres after scoring their teams third goal during the UEFA Champions League Group C stage match between Manchester City and Olympique de Marseille at Etihad Stadium on December 09, 2020 in Manchester, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images) Manchester City bakal sampai babak mana di Liga Champions musim ini? )(Getty Images/Laurence Griffiths)
Manchester -

Manchester City memang jagoan betul di Liga Inggris bareng Pep Guardiola. Tapi ketika bicara Eropa, Citizens memang belum bisa apa-apa.

City menunjukkan hegemoninya lagi di Inggris musim ini ketika memuncaki klasemen dengan keunggulan 10 poin atas Manchester United di posisi kedua. Juara bertahan Liverpool ditinggal dengan selisih 16 poin di posisi keenam.

Musim lalu ketika gagal jadi juara hanyalah noda dalam karier Guardiola sebagai manajer City. Jika tak ada halangan, maka Guardiola bisa meraih trofi Liga Inggris ketiga dari lima musimnya di Inggris.

Selain itu, City juga bisa menambah trofi lagi di Piala Liga Inggris dan Piala FA. Sayangnya, dominasi City bareng Guardiola tidak bisa diteruskan ke level Eropa.

Padahal Guardiola pernah dua kali menjuarai Liga Champions bersama Barcelona. Di City, Guardiola paling mentok sampai perempatfinal tiga musim terakhir, yakni 2018, 2019, dan 2010 karena takluk dari Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Lyon.

Di musim pertamanya, Guardiola bahkan gagal membawa City melaju dari 16 besar usai disingkirkan AS Monaco, Dengan performa yang lagi on fire, jelas City jadi kandidat terkuatnya mengingat kekuatan begitu merata.

Belum lagi rival-rivalnya di Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, Juventus, Paris Saint-Germain, dan Bayern Munich juga tidak meyakinkan. Maka itu leg pertama babak 16 besar kontra Borussia Moenchengladbach tengah pekan ini jadi ujian awal, sejauh apa City bakal melangkah.

"Ketika kami tersingkir dari kompetisi ini, kami tampil dalam bentuk terbaik kami dan selalu nyaris. Kami harus bermain baik dan keinginan itu selalu ada," ujar Pep Guardiola seperti dikutip ESPN.

"Setelah itu, kita lihat leg kedua dan jika kami cukup bagus, maka baru berpikir perempatfinal. Jangan dulu berharap lebih dari itu," sambungnya.

Tonton juga Video: Cukur Newcastle 3-1, MU Tempel Man City di Puncak

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com