Scholes: Bruno Fernandes 'Membodohi' Wasit

Yanu Arifin - Sepakbola
Jumat, 09 Apr 2021 11:00 WIB
GRANADA, SPAIN - APRIL 08: Bruno Fernandes of Manchester United looks on during the UEFA Europa League Quarter Final First Leg match between Granada CF and Manchester United at Nuevo Estadio de Los Carmenes on April 08, 2021 in Granada, Spain. Sporting stadiums around Europe remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Fran Santiago/Getty Images)
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes. (Foto: Fran Santiago/Getty Images)
Granada -

Bruno Fernandes mendapat penalti saat Manchester United mengalahkan Granada 2-0 di perempatfinal Liga Europa. Sang gelandang dinilai sukses membodohi wasit.

MU bertandang ke Los Carmenes, Jumat (9/4/2021) dini hari WIB, pada leg pertama perempatfinal Liga Europa. Setan Merah menang 2-0.

Sepasang gol dari Marcus Rashford dan Bruno Fernandes memberi kemenangan MU. Namun, gol kedua tim tamu disorot.

Gol Bruno Fernandes tercipta lewat penalti. Pelanggaran Yan Eteki kepada gelandang MU itu di kotak penalti membuat tuan rumah dihukum.

Dalam pelanggarannya, Eteki dianggap menghalangi pergerakan Fernandes, saat hendak menyambut crossing dari sisi kiri. Terlihat tangan Eteki memang menahan Bruno Fernandes, yang bergerak maju, dan Fernandes pun jatuh di kotak penalti.

Paul Scholes, eks gelandang MU, menilai cara jatuh Bruno Fernandes membuat wasit Artur Dias berpikir itu penalti. Dan momen semacam itu, dinilai Scholes, memang menjadi 'santapan' Fernandes.

"Dia menjadikannya santapan. Saya dikir dia beruntung mendapat penalti. Beruntung bisa mencetak gol, di mana kiper seharusnya bisa lebih baik lagi," kata Scholes di BT Sport.

"Anda tahu apa yang diberikan dan itu masuk ke VAR. Mereka akan memberikannya karena itu bukan kesalahan yang jelas dan dia telah menyentuhnya, jadi tidak mungkin mereka membatalkannya."

"Fernandes melakukannya dengan sangat baik untuk mendapatkan penalti, mereka akan sangat kecewa. Dia merasakan di mana pemainnya berada dan bolanya tidak ada di dekatnya. Cavani selalu mencetak gol sundulan. Fernandes sangat pintar, dan dia membodohi wasit," jelas Scholes.

Kemenangan membuat MU di ambang lolos ke semifinal. Leg kedua sendiri akan digelar pada 16 April mendatang di Old Trafford.

(yna/krs)