Liverpool Comeback dari Madrid, Sir Kenny Dalglish: Yok, Bisa Yok

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 10 Apr 2021 11:00 WIB
MADRID, SPAIN - APRIL 06: Thiago Alcantara of Liverpool looks dejected following their sides defeat in the UEFA Champions League Quarter Final match between Real Madrid and Liverpool FC at Estadio Alfredo Di Stefano on April 06, 2021 in Madrid, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Pemain Liverpool tertunduk usai dihajar Real Madrid 1-3 di leg pertama perempatfinal Liga Champions. (Foto: Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Liverpool -

Liverpool tertinggal dari Real Madrid di leg pertama perempatfinal Liga Champions. Sir Kenny Dalglish menilai, The Reds masih bisa membalasnya.

Liverpool tertinggal dua gol dari Madrid di perempatfinal Liga Champions. Pada leg pertama di Estadio Alfredo Di Stefano, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB, Mohamed Salah dkk kalah 1-3.

Guna bisa lolos, maka Liverpool harus membalas pada leg kedua, yang digelar Kamis (15/4) nanti. Kemenangan dengan selisih dua gol akan mengamankan posisi pasukan Juergen Klopp.

Dalglish, yang merupakan legenda hidup Liverpool, meyakini timnya bisa comeback. Apalagi final Liga Champions akan digelar di Istanbul, tempat di mana Liverpool pernah juara, sehingga bisa memberi motivasi tersendiri.

"Kami tertinggal 3-1 di perempatfinal Liga Champions, bermain lagi pada hari Rabu melawan Real Madrid. Finalnya akan dimainkan di Stadion Ataturk yang merupakan stadion tempat kami mengalahkan AC Milan lewat adu penalti, jadi mungkin romantisme belum mati dan musim buruk akan berakhir bahagia," kata Dalglish, dilansir Sportsmole.

"Saya pikir apa yang akan membuatnya lebih sulit adalah bahwa Real adalah tim yang lebih baik daripada Barcelona. Barcelona menang 3-0 di Nou Camp dan mereka kehilangan seorang gol di menit-menit akhir dengan tendangan terakhir pertandingan."

"Anda berpikir saat itu, 'itu memberi kami kesempatan sekarang'. Real Madrid memiliki tim yang lebih baik dalam bertahan, meskipun mereka harus melakukan perubahan [absennya Sergio Ramos]. Mereka lebih baik dari Barcelona," ujar King Kenny.

(yna/mrp)