Kata Benitez, Liverpool Bisa Comeback Lawan Madrid asalkan...

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 12 Apr 2021 19:17 WIB
MADRID, SPAIN - APRIL 06: Luka Modric of Real Madrid is challenged by Nathaniel Phillips of Liverpool during the UEFA Champions League Quarter Final match between Real Madrid and Liverpool FC at Estadio Alfredo Di Stefano on April 06, 2021 in Madrid, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Angel Martinez/Getty Images)
Liverpool bisa comeback menyingkirkan Real Madrid asalkan bermain dengan sabar sekaligus agresif. (Foto: Getty Images/Angel Martinez)
Liverpool -

Liverpool mesti mengalahkan Real Madrid untuk lolos. Eks Manajer Liverpool Rafael Benitez meyakini, Mohamed Salah cs bisa comeback asalkan main dengan sabar.

The Reds akan menjamu Madrid di Anfield pada laga perempatfinal leg II Liga Champions, Kamis (15/4/2021) dinihari WIB. Karena kalah 1-3 di leg pertama, Liverpool wajib menang paling tidak 2-0 atau menang dengan selisih tiga gol.

Sudah pasti bukan pekerjaan yang gampang karena Madrid cukup oke di kandang lawan. Di kompetisi ini, El Real cuma sekali kalah dan meraih dua kemenangan dalam empat pertandingannya. Real Madrid juga mencetak tujuh gol dan hanya sekali gagal mencetak gol saat dijungkalkan Shakhtar Donetsk 0-2 di Kiev.

Benitez pernah memimpin Liverpool comeback dari tertinggal tiga gol melawan AC Milan di final untuk menjuarai Liga Champions 2004/05. Manajer asal Spanyol itu percaya Liverpool mesti bermain lebih agresif, tapi tidak terburu-buru.

"Dengan duelnya seperti apa, kalau Anda mencetak gol sekali berarti Anda kembali dalam permainan. Sekalipun butuh waktu sejam, jalanilah," ucap Benitez kepada Mirror. "Menurut saya, kuncinya adalah jangan terlalu cemas - bagi mereka mengelola kecemasan itu - jangan terburu-buru. Pertahankan level konsentrasi dan terus fokus."

"Dengan para pemain yang berkualitas, sebuah gol akan tercipta. Tapi Liverpool harus dalam posisi tidak kebobolan, dan mereka akan harus menjadi lebih agresif di Anfield dan bermain dengan intensitas lebih besar selama lebih dari 90 menit daripada ketika bermain di Madrid."

"Sayangnya, mereka tidak dapat dibantu oleh penonton yang bisa menciptakan semangat untuk itu. Di dalam pengalaman saya, suporter di Anfield itu menjadi faktor yang sangat besar di malam-malam kompetisi Eropa semacam ini," simpul Benitez jelang Liverpool vs Real Madrid.

(rin/krs)