Kasus Rasisme Rangers Vs Slavia Praha Selesai, Pelaku Dihukum 10 Laga

Adhi Prasetya - Sepakbola
Kamis, 15 Apr 2021 01:15 WIB
Rangers Glen Kamara, center, is held back by teammates as he reacts near the end of the Europa League Round of Sixteen soccer match between Rangers and Slavia Prague, at Ibrox Stadium, in Glasgow, Scotland,  Thursday March 18, 2021. (Andrew Milligan/PA via AP)
Keributan karena ucapan rasisme terjadi di laga Rangers vs Slavia Praha. Foto: Andrew Milligan/PA via AP
Jakarta -

Kasus dugaan perilaku rasis dalam laga Rangers vs Slavia Praha di 16 besar Liga Europa akhirnya menemui kejelasan. Sang pelaku, Ondrej Kudela, dihukum larangan main 10 laga.

Peristiwa itu terjadi di Ibrox Stadium, Glasgow, pada 18 Maret lalu. Jelang laga berakhir, Kudela, yang merupakan bek Slavia Praha menghampiri Glen Kamara, pemain Rangers. Sambil menutupi mulutnya, ia mengatakan sesuatu yang menyulut emosi Kamara.

Kudela dilaporkan mengucapkan kalimat 'monyet sialan' kepada Kamara yang berkulit hitam. Kudela sendiri sempat membantah, mengatakan bahwa kalimat yang ia ucapkan adalah 'kamu keparat'.



Laga yang sudah berjalan keras (diwarnai dua kartu merah untuk Rangers) itu akhirnya semakin tak terkontrol. Keributan terjadi di lorong ganti seusai laga yang dimenangi Slavia Praha 2-0, di mana Kudela dilaporkan diserang oleh Kamara.

Kasus ini kemudian diselidiki UEFA. Hampir sebulan setelah kejadian itu, akhirnya UEFA memutuskan Kudela bersalah atas ucapan rasis yang dilontarkannya. Ia dihukum larangan bermain 10 laga, jumlah minimal dalam aturan UEFA mengenai hukuman terkait kasus rasisme.

Kudela diketahui sudah menjalani satu laga hukuman, yakni leg pertama perempatfinal antara Arsenal vs Slavia Praha pada pekan lalu, yang berakhir 1-1. Artinya, ada sembilan laga sisa yang akan dilewati Kudela, dan berlaku di kompetisi antarklub maupun kejuaraan antarnegara Eropa.

LEICESTER, ENGLAND - FEBRUARY 25: Ondrej Kudela of Slavia Prague looks on during the UEFA Europa League Round of 32 match between Leicester City and Slavia Praha at The King Power Stadium on February 25, 2021 in Leicester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)Kudela hampir dipastikan absen membela Republik Ceko di Piala Eropa pada Juni mendatang. Foto: Getty Images/Michael Regan

Artinya, Kudela tak akan bisa membela Slavia Praha di sisa Liga Europa musim ini. Ia juga hampir dipastikan absen membela Republik Ceko di Piala Eropa musim panas mendatang. Hukuman itu bisa berlanjut ke musim depan, sampai jumlah hukuman 10 laga terpenuhi.

Meski keadilan ditegakkan untuk Kamara, ia juga dihukum oleh UEFA. Pemain berpaspor Finlandia itu dihukum larangan bertanding sebanyak tiga laga karena menyerang Kudela di lorong. Kedua pihak masih bisa melakukan banding atas hukuman ini.

Terkait hukuman untuk Kudela, Slavia Praha menghormati keputusan UEFA. Chairman klub, Jaroslav Tvrdik, juga meminta maaf kepada Kamara atas ulah Kudela. Demikian dilaporkan Sky Sports.

(adp/pur)