Solskjaer dan MU Pernah Bantai Roma 7-1, Bisa Ulangi?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 16 Apr 2021 14:40 WIB
ROME - APRIL 04:  Christian Panucci of AS Roma battles with Ole Gunnar Solskjaer of Manchester United during the UEFA Champions League quarter final, first leg match between AS Roma and Manchester United at the Olympic Stadium on April 4, 2007 in Rome, Italy.  (Photo by Michael Steele/Getty Images)
Ole Gunnar Solskjaer saat bertemu AS Roma di Liga Champions 2006/2007 (Getty Images/Michael Steele)
Manchester -

Manchester United akan bertemu AS Roma di semifinal Liga Europa 2020/2021. Ole Gunnar Solskjaer saat masih jadi pemain Setan Merah pernah membantai I Lupi 7-1.

MU melangkah mantap dari perempatfinal Liga Europa usai mengalahkan Granada 2-0 pada leg kedua di Old Trafford. Jumat (16/4/2021) dinihari WIB. MU menang agregat 4-0 secara keseluruhan.

Ini mengulangi pencapaian MU musim lalu saat melaju ke semifinal, sebelum dikalahkan Sevilla dengan skor 1-2. MU tentu tak mau kegagalan itu terulang lagi karena mereka butuh trofi Liga Europa demi menyudahi puasa gelar lima tahun.

Meski demikian, lawan yang dihadapi bukanlah tim sembarangan, yakni AS Roma yang juga garang di Liga Europa musim ini. Apalagi Roma menjadikan Liga Europa sebagai ajang mencari trofi sekaligus tiket ke Liga Champions.

Terkait duel dengan Roma di semifinal, Solskjaer pun mengenang jauh sebelum ini, sekitar 14 tahun lalu, saat masih bermain untuk Manchester United. Saat itu MU bertemu Roma di babak perempatfinal Liga Champions 2006/2007.

MU yang kalah 1-2 di leg pertama akhirnya lolos setelah membantai Roma 7-1 pada leg kedua di Old Trafford. Solksjaer saat itu bermain sebagai cadangan dan masuk di menit ke-61 menggantikan Ryan Giggs.

Tampil 29 menit, Solskajaer tak membuat gol maupun assist. Bintang lapangan kala itu adalah Ronaldo yang bikin dua gol dan Giggs dengan empat assist. Solskjaer sendiri membuat assist saat Manchester United tumbang di Olimpico.

"Kami kalah di laga tandang tapi anehnya, manajer Sir Alex Ferguson saat itu sangat senang usai kekalahan. Saya heran, dia tidak pernah segembira itu usai kekalahan," ujar Solskjaer seperti dikutip National News,

"Dia sangat pede kalau kami akan menang di kandang karena kami sangat berpengalaman," sambungnya.

"Kami harus memaksimalkan laga kandang. Kami punya kans ke final. Hari ini, well done. Disiplin, profesional, dan tidak panik ketika ditekan," tutup Ole Gunnar Solskjaer.

(mrp/cas)