Beda Rp 1 T Bikin Barca & Madrid Ngotot European Super League?

Kris Fathoni W - Sepakbola
Minggu, 25 Apr 2021 13:15 WIB
MADRID, SPAIN - DECEMBER 21:  Football scarves displaying the emblems of FC Barcelona and Real Madrid are sold on a stall on December 22, 2013 in Madrid, Spain. The European Union has opened a probe into whether Real Madrid, FC Barcelona and 5 other Spanish clubs have recieved unfair preferential treatment in the past from the government and public administrations.  (Photo by Denis Doyle/Getty Images)
Beda Rp 1 T Bikin Barca & Madrid Ngotot European Super League? (Foto: Denis Doyle/Getty Images)
Jakarta -

Barcelona dan Real Madrid diklaim bakal mendapat pemasukan masing-masing Rp 1 triliun lebih banyak dibandingkan para rivalnya di European Super League.

Bersama 10 klub raksasa Eropa lainnya, kedua klub asal Spanyol itu mengumumkan lahirnya European Super League pada akhir pekan lalu. Ke-12 klub elite ini berencana menggelar kompetisi tengah pekan yang juga akan jadi pesaing langsung Liga Champions.

Namun, rencana tersebut buyar dengan cepat di tengah komentar dan kritikan tajam dari banyak kalangan di dunia sepakbola. Dalam hitungan hari klub-klub Inggris memutuskan mundur. Andrea Agnelli, bos Juventus, lantas mengatakan European Super League tidak bisa lanjut setelah big six Premier League itu kesemuanya memutuskan mundur.

Namun, sejauh ini Florentino Perez, yang merupakan bos Real Madrid sekaligus bakal jadi chairman pertama European Super League, beberapa kali menegaskan bahwa kompetisi Liga Super Eropa belum tamat nasibnya.

Ada pula Joan Laporta, yang pada bulan Maret lalu terpilih jadi presiden Barcelona. Ia menegaskan harapan agar European Super League bisa tetap jalan. Padahal di awal tahun ini Laporta sempat bilang, "European Super League membunuh industri sepakbola."

Bersikerasnya kedua petinggi Barcelona dan Real Madrid itu ditengarai karena potensi pemasukan buat kedua klub itu, jika European Super League jadi bergulir, yang bahkan lebih besar di antara ke-10 klub lainnya.

Hal ini diungkap oleh media Jerman Der Spiegel, yang merilis beberapa halaman dokumen bocoran rincian kontrak European Super League. salah satunya adalah soal pemasukan ekstra buat Barca dan Madrid.

Disebutkan dalam dokumen tersebut, Barcelona dan Real Madrid masing-masing akan menerima 60 juta euro (sekitar Rp 1 triliun) lebih banyak di antara klub lain untuk dua musim pertama European Super League.

"Barcelona dan Real Madrid akan dibayar jumlah ekstra sebesar masing-masing 60 juta euro (52 juta paun), yang dibayarkan lewat cicilan jumlah yang sama sebanyak dua kali. Sehubungan dengan hal itu, di akhir musim pertama Super League dan di akhir musim kedua Super League, mereka masing-masing akan dibayar 30 juta euro (26 juta paun)," sebut dokumen yang dilansir Daily Mail itu.

(krs/krs)