Grealish dan Mahrez Cetak Gol, tapi Tetap Diomelin Pep karena...

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 16 Sep 2021 11:41 WIB
Manchester Citys Riyad Mahrez speaks with manager Pep Guardiola on the touchline during the Champions League Group A soccer match between Manchester City and RB Leipzig at the Etihad Stadium, Manchester, England, Wednesday Sept. 15, 2021. (Martin Rickett/PA via AP)
Riyad Mahrez saat kena omel Pep Guardiola. Foto: AP/Martin Rickett
Jakarta -

Jack Grealish dan Riyad Mahrez tampil sip, dan bikin gol, saat Manchester City mencukur RB Leipzig. Tapi mereka tetap saja kena omel Pep Guardiola di lapangan.

Man City menang telak 6-3 di matchay pertama Liga Champions, Kamis (16/9) dini hari WIB. Di laga itu Grealish membuat masing-masing satu gol dan assist, sedangkan Mahrez menjebol gawang lawan lewat eksekusi penalti.

Namun, kedua pemain tersebut tetap saja kena omelan dari Pep Guardiola yang merasa Grealish dan Mahrez lalai dalam melaksanakan instruksinya.

Saat half time, dalam skor 3-1 buat Manchester City, Pep Guardiola rupanya sudah memberi instruksi tertentu kepada para pemainnya terkait taktik permainan. Nah, Jack Grealish dan Riyad Mahrez tidak disiplin melakukannya.

Manchester City's Jack Grealish, center, celebrates with teammates after scoring during the Champions League Group A soccer match between Manchester City and RB Leipzig at the Etihad Stadium, Manchester, England, Wednesday Sept. 15, 2021. (Zac Goodwin/PA via AP)Jack Grealish saat merayakan gol bersama para pemain Man City. Foto: AP/Zac Goodwin

"Kami bicara saat half time mengenai bagaimana cara kami harus melakukannya dan mereka tidak mengerjakan hal itu. Pertengkaran biasa terjadi," kata Guardiola usai laga kepada BT Sport.

Kepada BT Sport, Jack Grealish mengungkap lebih jauh apa yang membuatnya dirinya kena omel sang manajer. Hal itu rupanya terkait dengan tugas defensif.

"Cuma peran defensif, aku tidak akan merincinya lebih jauh karena ia mungkin menginginkan taktik yang serupa pada (laga) akhir pekan," katanya.

"Seperti itulah manajer, ia selalu menginginkan yang lebih dalam hal defensif dan ofensif. Tentu saja ia adalah sosok yang akan selalu aku dengarkan, mengingat semua pencapaiannya. Ia sekadar memberikan informasi yang berguna," sebut Grealish.

(krs/aff)