Cerita Havertz soal Gol Final Liga Champions: Takut Jadi Meme

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 11 Okt 2021 10:30 WIB
PORTO, PORTUGAL - MAY 29: Kai Havertz of Chelsea beats Ederson of Manchester City to go on to score their sides first goal during the UEFA Champions League Final between Manchester City and Chelsea FC at Estadio do Dragao on May 29, 2021 in Porto, Portugal. (Photo by Jose Coelho - Pool/Getty Images)
Momen Kai Havertz bikin gol di final Liga Champions. (Foto: Jose Coelho/Getty Images - Pool)
London -

Kai Havertz menjadi penentu sukses Chelsea juara Liga Champions, lewat golnya ke gawang Manchester City. Pemain Jerman tersebut bercerita soal momen saat itu.

Chelsea menghadapi Manchester City di final Liga Champions 2020/2021, yang berlangsung di Estadio do Dragao, Porto, Portugal, 30 Mei 2021. The Blues keluar menjadi pemenangnya.

Chelsea menang 1-0 berkat gol tunggal Kai Havertz. Pemain berusia 22 tahun itu menjebol gawang Man City beberapa menit sebelum jeda.

Memanfaatkan umpan terobosan Mason Mount, Havertz bisa menguasai bola face to face dengan Ederson Moraes. Saat momen satu lawan satu itu, Havertz bisa melewati kiper City, dan menceploskan bola ke gawang City yang sudah kosong.

Chelsea's Kai Havertz jumps over Manchester City's goalkeeper Ederson and scores his side's first goal during the Champions League final soccer match between Manchester City and Chelsea at the Dragao Stadium in Porto, Portugal, Saturday, May 29, 2021. (Carl Recine/Pool via AP)Momen Kai Havertz melompat melewati Ederson saat cetak gol di final Liga Champions, Mei lalu. (Foto: Carl Recine/AP)

Dalam momen itu, Havertz rupanya terbesit sedikit ketakutan. Ketika berhadapan dengan Ederson, pemain yang dibeli dari Bayer Leverkusen senilai 71 juta paun itu mengaku takut jika gagal gol, ia akan menjadi meme di media sosial!

"Momen seperti itu, selalu ada yang buruk," katanya, di situs resmi Chelsea.

"Sebab anda pikir, jika saya menggagalkannya, anda pasti akan berada di Youtube, Instagram, dan setiap meme."

"Jadi saya berpikir, "Saya mohon, saya harus mencetak gol sekarang," Dan hal itu terjadi, kemudian menjadi momen terbaik di sepakbola," ujarnya.

Havertz menjadi pemain penting Chelsea musim lalu. Ia tampil 45 kali dan bikin 9 gol pada musim pertamanya berkarier di Liga Inggris.

(yna/pur)