Klopp Sebal dengan Gaya Main Atletico

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 19 Okt 2021 10:32 WIB
PORTO, PORTUGAL - SEPTEMBER 28: Manager J├╝rgen Klopp of Liverpool FC looks on during the UEFA Champions League group B match between FC Porto and Liverpool FC at Estadio do Dragao on September 28, 2021 in Porto, Portugal. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Juergen Klopp menaruh respek besar terhadap Atletico Madrid meski sebal dengan gaya mainnya. (Foto: Getty Images/David Ramos)
Jakarta -

Juergen Klopp kembali bicara soal gaya main Atletico Madrid, jelang lawatan Liverpool ke Wanda Metropolitano. Dua musim lalu ia menyerang gaya main Atletico.

Liverpool akan bertandang ke markas Atletico Madrid, Rabu (20/10/2021) dini hari WIB pada lanjutan Liga Champions. Ini jadi pertemuan pertama kedua tim sejak Liverpool kalah 2-3 di Anfield pada Maret 2020, yang bikin mereka tersingkir dengan agregat 2-4.

Usai kekalahan lewat babak tambahan kala itu, Manajer Liverpool Juergen Klopp mempertanyakan gaya main Atletico Madrid. Atletico di bawah Diego Simeone memang dikenal sebagai tim yang defensif, sangat solid, keras, dan mengincar lawan lewat serangan balik.

"Saya enggak paham dengan kualitas yang mereka punya, gaya sepakbola yang mereka mainkan," ungkap Klopp kala itu.

Klopp menjelaskan bahwa komentarnya saat itu dipengaruhi sejumlah hal. Ia mengaku sedang terganggu dengan banyak persoalan, termasuk kondisi pandemi sementara sepakbola terus berjalan dalam situasi yang aneh, lalu terpicu oleh gaya main Atletico.

Secara pendekatan permainan, Klopp mengakui kalau ia dibuat sebal oleh Atletico Madrid. Tapi itu tak mengurangi rasa hormatnya untuk jawara bertahan Liga Spanyol tersebut.

"Dengar ya, Diego Simeone melakukan segala sesuatunya dengan benar. Dia adalah juara bertahan Spanyol, dia sudah di Atletico untuk, entahlah, waktu yang sangat lama, dan sudah sangat sukses di sana," katanya dikutip Liverpool Echo.

"Dia punya banyak pemain kelas dunia dan terus membuat mereka waspada. Mereka berjuang dengan semua kemampuan sepenuh jiwa dan itu mengungkapkan banyak hal soal kualitas Diego."

"Jadi saya tidak bisa menaruh rasa hormat lebih besar terhadap apa yang mereka lakukan. Apakah saya menyukai permainan mereka? Tidak terlalu, tapi ya itu normal saja. Saya lebih suka gaya sepakbola yang lainnya, tapi ya itu saya pribadi."

"Pelatih-pelatih lainnya memilih gaya yang berbeda dan tidak ada yang harus menyukainya. Yang penting harus sukses dan pastinya begitulah Atletico," imbuhnya.

Namun Liverpool kali ini harus siap untuk Atletico Madrid yang berbeda. Sejak musim 2020/2021 lalu, Diego Simeone mulai menerapkan pola permainan berbeda dengan landasan formasi tiga bek, yang membuat Atletico bisa menguasai bola lebih banyak untuk mendesak lawan.

(raw/krs)