Dua Sisi Milan: Kinclong di Liga Italia, Bonyok di Liga Champions

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 21 Okt 2021 14:07 WIB
AC Milans Rafael Leao reacts after Porto scored the opening goal during the Champions League group B soccer match between FC Porto and AC Milan at the Dragao stadium in Porto, Portugal, Tuesday, Oct. 19, 2021. (AP Photo/Luis Vieira)
Dua Sisi Milan: Kinclong di Liga Italia, Bonyok di Liga Champions (AP)
Milan -

AC Milan bagaikan keping mata uang yang punya dua sisi di awal musim ini. Di satu sisi ada Rossoneri yang menang melulu di Liga Italia, tapi di sisi lain ada pula Milan yang kalah melulu di Liga Champions.

AC Milan begitu gaspol di Liga Italia. Dari delapan laga yang sudah dilewati, AC Milan menang tujuh kali dan cuma sekali seri.

Itu membuat Rossoneri sementara menempati peringkat kedua Klasemen Liga Italia dengan koleksi 22 poin. Cuma beda dua poin dari Napoli di posisi puncak.

Apa daya, hasil cemerlang AC Milan di Serie A tidak berlanjut ke Liga Champions. Dari tiga laga yang sudah dilewati, pasukannya Stefano Pioli kalah melulu!

AC Milan dikalahkan Liverpool 2-3, ditundukkan Atletico Madrid 1-2, dan terbaru bungkam 0-1 dari Porto. Di Grup B Liga Champions sementara, Milan masih 0 poin dan berada di dasar grup.

Porto's Luis Diaz, 3rd right, celebrates after scoring the opening goal during the Champions League group B soccer match between FC Porto and AC Milan at the Dragao stadium in Porto, Portugal, Tuesday, Oct. 19, 2021. (AP Photo/Luis Vieira)AC Milan lagi hat-trick kekalahan di Liga Champions (AP)

AC Milan mungkin bisa disebut sebagai calon favorit juara di Liga Italia. Namun di Liga Champions, tampaknya kans Milan untuk lolos ke fase selanjutnya begitu sulit.

Grup B yang disebut-sebut grup 'neraka' memang jadi batu sandungan Milan. Mengingat, Milan sendiri baru comeback di kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa itu setelah tujuh musim absen.

(Halaman selanjutnya, komentar Zlatan Ibrahimovic)