Rahasia Juventus Lagi Menang Terus di Liga Champions

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 21 Okt 2021 16:05 WIB
Juventus celebrate their victory after the Champions League group H soccer match between Zenit St. Petersburg and Juventus at the Gazprom Arena in St.Petersburg, Russia, Wednesday, Oct. 20, 2021. (AP Photo/Dmitry Lovetsky)
Rahasia Juventus Lagi Menang Terus di Liga Champions (AP)
St Petersburg -

Juventus masih punya kemenangan 100 persen di Liga Champions sampai matchday ketiga. Si Nyonya Tua memang sudah siap mental!

Terbaru, Juventus menang 1-0 atas tuan rumah Zenit di lanjutan Liga Champions, Kamis (21/10) dinihari WIB. Gol semata wayang dicatatkan oleh Dejan Kulusevski.

Hasil itu membawa Juventus sementara ini memuncaki Grup H Liga Champions. Juve mengoleksi sembilan poin, hasil dari sapu bersih tiga laga dengan kemenangan.

Juventus' Dejan Kulusevski in action during the Champions League group H soccer match between Zenit St. Petersburg and Juventus at the Gazprom Arena in St.Petersburg, Russia, Wednesday, Oct. 20, 2021. (AP Photo/Dmitry Lovetsky)Juventus atasi Zenit 1-0 (AP)

Juventus sendiri tampil cukup mantap di tiga laga awal Liga Champions. Bukan cuma menang terus, tapi Si Nyonya Tua juga belum pernah kebobolan!

Malah, sang juara bertahan Chelsea mampu dikalahkan Chiesa dkk dengan skor 1-0. Juventus lagi mulus betul di kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa itu.

Bek tengah Juventus, Leonardo Bonucci mengungkapkan resep rahasia Si Nyonya Tua yang lagi digdaya di Liga Champions. Menurutnya, para pemain sudah siap mental dan siap untuk menderita!

"Selama beberapa hari terakhir, kami mengatakan bahwa kami harus menderita dan meraih kemenangan di tiap laga," tegasnya kepada Sky Sport Italia.

"Semua laga di Liga Champions begitu sulit. Kami bersyukur walau cuma menang 1-0 atas Zenit, karena mereka dengan penuh respek, bermain bagus dan menekan kami," tambahnya.

Juventus juga rasanya siap untuk meraih kembali trofi Liga Champions. Sebuah trofi yang sudah lama tidak kembali ke Turin, terakhir di musim 1995/1996.

"Tentu saja, trofi Liga Champions sangatlah penting. Kami cuma harus menang, itu saja," tutupnya.

(aff/cas)