ADVERTISEMENT

Xavi Pede Barcelona Bisa Kalahkan Bayern di Laga Krusial

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Minggu, 05 Des 2021 12:00 WIB
BARCELONA, SPAIN - DECEMBER 04: Xavi, Head Coach of FC Barcelona looks on prior to the La Liga Santander match between FC Barcelona and Real Betis at Camp Nou on December 04, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)
Pelatih Barcelona Xavi Hernandez optimistis timnya bisa mengalahkan Bayern Munich lalu lolos ke fase knockout Liga Champions. (Foto: Getty Images/Alex Caparros)
Barcelona -

Barcelona gagal mendapatkan modal positif untuk menghadapi Bayern Munich. Meski begitu, Xavi pede Barca bisa menang lalu lolos ke babak berikutnya.

Blaugrana dijadwalkan menyambangi Allianz Arena untuk melakoni laga terakhir fase grup Liga Champions, Kamis (9/12/2021) dinihari WIB. Barcelona akan memperebutkan status runner-up Grup E dengan Benfica untuk mendampingi Bayern ke babak 16 besar.

Saat ini Barcelona duduk di peringkat kedua dengan perolehan tujuh poin, unggul dua poin dari Benfica di bawahnya. Padahal untuk bisa melangkah ke fase knockout, Barcelona wajib mengalahkan Bayern Munich. Sebuah hasil seri ataupun kekalahan akan langsung mengirim Barca ke Liga Europa seandainya Benfica bisa menumpas Dynamo Kiev.

Namun, masalahnya Barca justru harus melawan Bayern, tim terkuat di grup, pada pertandingan penentuan ini. Sementara Benfica menghadapi laga yang lebih mudah karena 'hanya' menjamu Dynamo. Klub Ukraina itu sendiri cuma sekali seri dan sudah empat kali kalah di fase ini.

Menantang Bayern, Barcelona justru memperoleh modal negatif usai dikalahkan Real Betis 0-1 di LaLiga tadi malam. Sebaliknya, Die Roten sukses memenangi Der Klassiker melawan rival beratnya, Borussia Dortmund, 3-2.

Kendati demikian, kepercayaan diri pelatih Barca Xavi Hernandez tidak surut. Xavi masih optimistis dengan peluang lolos timnya.

"Tim ini mampu pergi ke Munich dan menang," sahut Xavi dikutip ESPN. "Itu tujuannya. Kami bergantung pada diri sendiri. Kami akan menyambangi salah satu tempat paling sulit di dunia, tapi kami akan pergi ke sana untuk memberikan segalanya dan bersaing."

Tantangan lain bagi Xavi adalah rekor pertemuan Barcelona yang buruk melawan Bayern Munich. Barca menderita lima kekalahan dan hanya sekali menang dalam enam pertemuan terakhir kedua kesebelasan di Liga Champions. Barca selalu kalah dalam dua pertemuan terakhir sejak 2020 dengan kemasukan 11 gol dan hanya mencetak dua gol saja.

(rin/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT