PSG dan Tiga Mantan Terindah

ADVERTISEMENT

PSG dan Tiga Mantan Terindah

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 18 Mar 2022 10:15 WIB
Logo PSG
Foto: (Getty Images/Catherine Ivill)
Paris -

Paris Saint-Germain (PSG) terus bermimpi untuk jadi juara di kompetisi antarklub Eropa. Andai dulu tiga pelatihnya ini tidak buru-buru ditendang, mungkin bisa beda cerita.

Sejak 10 tahun terakhir, kala Qatar Sports Investments di bawah komando Nasser Al Khelaifi, PSG sudah disulap jadi tim bertabur bintang dan pelatih-pelatih top didatangkan.

PSG setidaknya sudah belanja banyak pemain dengan total angka 1 miliar USD atau setara Rp 14 triliun. Apa daya, titel Liga Champions sebagai kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa masih jauh panggang dari api.

Dilansir dari The Sun, ada kisah tiga mantan terindah PSG. Mereka adalah para pelatih yang terlalu cepat dipecat, eh malah sukses bersama klub lain!

Ketiganya yakni Carlo Ancelotti (2012-2013), Unai Emery (2016-2018), dan Thomas Tuchel (2018-2020).

Ancelotti mengundurkan diri. Kalau Emery dan Tuchel, keduanya dipecat!

Nahas buat PSG, ketiga pelatih tersebut selanjutnya malah sukses juara kompetisi antarklub Eropa bersama tim lain. Carlo Ancelotti bawa Real Madrid juara Liga Champions, begitu pula Thomas Tuchel bersama Chelsea.

Unai Emery, sukses bawa Villarreal juara Liga Europa.

LISBON, PORTUGAL - MAY 24:  Head Coach, Carlo Ancelotti of Real Madrid celebrates with the Champions League trophy during the UEFA Champions League Final between Real Madrid and Atletico de Madrid at Estadio da Luz on May 24, 2014 in Lisbon, Portugal.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)Ancelotti juara Liga Champions bersama Real Madrid setelah cabut dari PSG (Alex Livesey/Getty Images)
Villarreal's manager Unai Emery poses with the trophy after the Europa League final soccer match between Manchester United and Villarreal in Gdansk, Poland, Wednesday May 26, 2021. (Kacper Pempel, Pool via AP)Unai Emery juara Liga Europa bersama Villarreal (AP/Kacper Pempel)
Chelsea's head coach Thomas Tuchel celebrates kissing the trophy after winning the Champions League final soccer match against Manchester City at the Dragao Stadium in Porto, Portugal, Saturday, May 29, 2021. (Susana Vera/Pool via AP)Tuchel juara Liga Champions bersama Chelsea Foto: AP/Susana Vera

PSG sepertinya harus percaya pada proses. Menjadi seorang juara, tetaplah butuh waktu. Setuju?

(aff/cas)

ADVERTISEMENT