Hakimi Belum Bisa Lupakan Kegagalan PSG di Liga Champions

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 18 Apr 2022 17:40 WIB
Real Madrids Uruguayan midfielder Federico Valverde (L) vies with Paris Saint-Germains Moroccan defender Achraf Hakimi during the UEFA Champions League round of 16 second league football match between Real Madrid CF and Paris Saint-Germain at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid on March 9, 2022. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP)
Bek PSG Achraf Hakimi belum bisa melupakan kegagalan di Liga Champions. (Foto: AFP/GABRIEL BOUYS)
Paris -

Sudah lebih dari sebulan sejak Paris Saint-Germain terdepak dari Liga Champions. Bek kanan PSG Achraf Hakimi mengaku belum bisa melupakan hasil buruk itu.

PSG gagal memenuhi target juara terlebih setelah digembar-gemborkan sebagai favorit teratas menyusul kedatangan sederet pemain top, termasuk Hakimi dan Lionel Messi di musim panas lalu. Les Parisiens hanya sampai babak 16 besar usai disingkirkan Real Madrid dengan agregat 2-3.

Adapun hal yang lebih buruk adalah PSG tereliminasi secara mengecewakan. Setelah menang 1-0 di leg pertama, PSG sempat di atas angin usai memimpin 1-0 atas Madrid di babak pertama leg kedua.

Akan tetapi, pada prosesnya PSG tak sanggup membendung sepak terjang Karim Benzema. Penyerang top Prancis itu mencetak hat-trick dalam 17 menit untuk membalikkan kedudukan sekaligus meloloskan El Real.

Liga Champions 2021/2022 telah memasuki babak semifinal dengan menghadirkan duel antara Madrid vs Manchester City dan Liverpool melawan Villarreal. Hakimi mengaku tak percaya dengan kegagalan PSG.

"Ini bukan musim yang mudah karena target kami adalah maju sejauh mungkin dan mencoba memenangi Liga Champions, dan kami tersingkir dengan cara yang sudah kita ketahui," sahut Hakimi kepada Telefoot.

"Yeah, sejujurnya masih sulit untuk dicerna. Bahkan dalam beberapa hari terakhir ketika anda menyaksikan pertandingan Liga Champions, anda sadar bahwa kami tidak ada di dalamnya. Kami punya kualitasnya, kami tadinya tidak jauh dari lolos ke babak berikutnya."

"Hal yang sebenarnya adalah aku tidak memahaminya. Bahkan sampai hari ini ketika aku memikirkannya, aku tidak paham bagaimana kami bisa tersingkir seperti itu," Hakimi mengomentari kegagalan PSG.

(rin/krs)