ADVERTISEMENT

Bicara Comeback Madrid, Modric: Lawan PSG Paling Menyenangkan

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 19 Mei 2022 07:50 WIB
MADRID, SPAIN - MARCH 09: Luka Modric of Real Madrid celebrates following the UEFA Champions League Round Of Sixteen Leg Two match between Real Madrid and Paris Saint-Germain at Estadio Santiago Bernabeu on March 09, 2022 in Madrid, Spain. (Photo by Angel Martinez/Getty Images)
Luka Modric bicara soal comeback-comeback Real Madrid musim ini. (Foto: Getty Images/Angel Martinez)
Jakarta -

Real Madrid menunjukkan mentalitas kuatnya di Liga Champions musim ini dengan serangkaian comeback. Luka Modric bicara soal kebangkitan-kebangkitan itu.

Pada Liga Champions musim ini, Real Madrid menunjukkan performa sensasional sejak babak gugur. Los Blancos melakukan comeback untuk menyingkirkan Paris Saint-Germain (16 besar), Chelsea (perempatfinal), dan Manchester City (semifinal).

Melawan PSG, Madrid kalah 0-1 di Parc des Princes pada leg pertama lalu tertinggal duluan pada leg kedua di Santiago Bernabeu. Namun hat-trick Karim Benzema dalam tempo 16 menit saja meloloskan Madrid.

Madrid lagi-lagi lolos dari 'maut' saat melawan Chelsea. Pulang dari London dengan kemenangan 3-1, skuad besutan Carlo Ancelotti malah sempat tertinggal 0-3 di Bernabeu, meski akhirnya menyamakan agregat di 10 menit terakhir waktu normal.

Chelsea pada prosesnya disingkirkan dengan gol Benzema di babak tambahan. Situasi lebih dramatis terjadi di semifinal melawa Manchester City.

Kalah 3-4 di Manchester, Madrid tertinggal 0-1 saat laga memasuki menit ke-73. Tiga gol lantas dicetak hanya dalam lima menit, yang mana jadi lima menit terakhir pertandingan!

Rodrygo membuka gol pada menit ke-90, lalu disusul gol kedua semenit berselang, dan gol dari Benzema pada menit kelima. Presiden UEFA Aleksander Ceferin sampai menyebut Madrid bak kucing yang punya 9 nyawa.

Gelandang veteran Madrid Luka Modric bicara soal comeback-comeback tersebut, menyebut laga lawan PSG memberikan fondasi untuk penampilan mereka di babak-babak selanjutnya.

"Yang paling sulit adalah saat melawan Manchester City, karena nyaris enggak ada waktu lagi. Tapi tim dan para suporter percaya sampai akhir karena itu adalah bagian dari DNA klub ini," ujarya dikutip Marca.

"Pada akhirnya kami berhasil. Yang paling menyenangkan adalah melawan PSG, itu adalah 15 atau 20 menit penuh kegilaan karena sangat sulit menjelaskan apa yang terjadi di malam-malam Liga Champions di Bernabeu."

"Itu adalah awal dari banyak malam magis yang sudah membawa kami sampai ke Paris (final), dan semoga kami bisa memenangi trofi Liga Champions lainnya," imbuhnya.

Real Madrid akan menghadapi Liverpool dalam final Liga Champions di Stade de France, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB.

(raw/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT