PSG Nggak Mau Mainin Messi, Neymar, Mbappe Bareng-bareng Lagi?

ADVERTISEMENT

PSG Nggak Mau Mainin Messi, Neymar, Mbappe Bareng-bareng Lagi?

Afif Farhan - Sepakbola
Sabtu, 17 Sep 2022 21:20 WIB
PARIS, FRANCE - MARCH 13: Lionel Messi #30, Neymar Jr #10 and Kylian Mbappe #7 of Paris Saint-Germain look on during the Ligue 1 Uber Eats match between Paris Saint-Germain and Girondins de Bordeaux at Parc des Princes on March 13, 2022 in Paris, France. (Photo by Catherine Steenkeste/Getty Images)
PSG Nggak Mau Mainin Messi, Neymar, Mbappe Bareng-bareng Lagi? (Foto: Getty Images)
Paris -

Pelatih PSG, Christophe Galtier nggak mau mainin trio Messi, Neymar, dan Mbappe melulu di Liga Champions. Salah satunya akan dicadangkan!

Trio MNM alias Messi-Neymar-Mbappe sudah bersama-sama sejak musim lalu. Ketiganya jadi trisula maut Paris Saint-Germain (PSG).

Kylian Mbappe adalah sang ujung tombak, Neymar mampu jago acak-acak pertahanan dengan skill tinggi, dan Lionel Messi lihai dalam memberikan umpan-umpan matang.

Ketiganya pun on fire di awal musim kompetisi 2022/2023 ini. Kylian Mbappe sudah kemas tujuh gol dari enam laga di Liga Prancis dan tiga gol dari dua laga di Liga Champions. Neymar delapan gol di Liga Prancis dan satu gol di Liga Champions, sementara Lionel Messi tiga gol di Liga Prancis (plus tujuh assist) dan satu gol di Liga Champions.

PARIS, FRANCE - MARCH 13: Lionel Messi #30, Neymar Jr #10 and Kylian Mbappe #7 of Paris Saint-Germain look on during the Ligue 1 Uber Eats match between Paris Saint-Germain and Girondins de Bordeaux at Parc des Princes on March 13, 2022 in Paris, France. (Photo by Catherine Steenkeste/Getty Images)Neymar, Mbappe, dan Messi (Foto: Getty Images)

Muncul laporan seperti dilansir L'Equipe, pelatih PSG, Christophe Galtier menyadari ada kerentanan jika terus memainkan trio MNM di Liga Champions. Poin pentingnya adalah urusan bertahan.

Ketiganya dinilai tidak cukup kuat untuk bertahan dari garis terdepan. Wajar saja, Neymar dan Messi sudah berusia kepala tiga. Galtier sempat menyiratkannya seusai laga PSG kontra Maccabi Haifa di matchday kedua Liga Champions, Kamis (15/9) dini hari WIB.

"Sebenarnya tidak cuma itu, tapi ketika mereka bertiga mau menyerang sesegera mungkin, maka ada ruang yang ditinggalkan di belakang mereka," jelasnya.

"Kami harus terus bisa memenangkan bola di area-area yang rawan. Ini bukan suatu masalah buruk, melainkan menganalisis tekanan antara gelandang dan trio penyerang kami," tutupnya.

(aff/rin)