Merasa Dirugikan Wasit, Barcelona Akan Lapor UEFA

ADVERTISEMENT

Merasa Dirugikan Wasit, Barcelona Akan Lapor UEFA

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 05 Okt 2022 18:00 WIB
MILAN, ITALY - OCTOBER 4: (L-R) Referee slavko Vincic, Robert Lewandowski of FC Barcelona  during the UEFA Champions League  match between Internazionale v FC Barcelona at the San Siro on October 4, 2022 in Milan Italy (Photo by David S. Bustamante/Soccrates/Getty Images)
Vincic saat berdiskusi dengan Lewandowski. Foto: Getty Images/Soccrates Images
Jakarta -

Barcelona tak terima dengan sejumlah keputusan wasit Slavko Vincic saat dikalahkan Inter Milan 0-1 di Liga Champions. Blaugrana berencana mengajukan komplain ke UEFA atas kepemimpinan pengadil asal Slovenia tersebut.

Gol tunggal Hakan Calhanoglu menjadi penentu laga yang digelar di San Siro, Rabu (5/10/2022) dini hari WIB itu. Barcelona yang tampil relatif dominan sepanjang laga merasa dirampok atas dua keputusan Vincic yang dinilai mengubah hasil akhir.

Pertama, dianulirnya gol Pedri pada menit ke-67. Gol tersebut dibatalkan Vincic setelah berkonsultasi dengan Pol Van Boekel selaku Video Assistant Referee (VAR) dan mengecek tayangan ulang. Sebabnya, ada handball Ansu Fati sebelum bola diterima Pedri.

Barcelona memprotes keputusan itu karena menilai handball Ansu Fati tidaklah disengaja dan disebabkan oleh gerak bola yang berubah usai mengenai tangan kiper Inter, Andre Onana. Oleh sebab itu, Blaugrana menilai gol Pedri harusnya sah.

Satu lagi yang membuat Barcelona murka adalah handball Denzel Dumfries yang terjadi di kotak penalti Inter di pengujung babak kedua. Pada kejadian ini, Vincic juga berkomunikasi dengan VAR, namun tidak mengecek tayangan ulang.

Pada akhirnya, Dumfries dinilai tak melakukan pelanggaran. Barcelona gagal mencetak gol di sisa waktu, dan Inter pun meraih kemenangan.

Dilaporkan Diario Sport, Barcelona akan melakukan protes resmi kepada UEFA soal ini. Inkonsistensi dalam pengambilan keputusan untuk dua kejadian yang mirip menjadi penyebabnya.

Selain itu, Van Boekel selaku VAR juga disorot. Ia juga bertugas di posisi itu dalam laga Bayern Munich vs Barcelona bulan lalu, yang dimenangkan Die Roten 2-0.

Media yang berbasis di Catalan tersebut menulis Van Boekel tak menganggap terjatuhnya Ousmane Dembele di kotak penalti Bayern saat itu sebagai pelanggaran. Sedangkan di laga melawan Inter, ia luput menyoroti pelanggaran Calhanoglu kepada Sergio Busquets, yang bisa saja berbuah kartu merah.

Belum diketahui apakah Barcelona benar-benar akan melakukan protes ini atau akhirnya batal. Satu hal yang jelas, kekalahan Barcelona tadi malam membuat langkah mereka untuk lolos ke fase 16 besar Liga Champions menjadi berat.

Barcelona akan menghadapi laga hidup-mati di Liga Champions melawan Inter pekan depan di Camp Nou. Jika sampai kalah lagi, maka skuad Xavi Hernandez akan tersingkir dari ajang tersebut.

(adp/krs)

ADVERTISEMENT