Psikologis Barcelona Terganggu Usai Tersingkir Sebelum Bertanding

ADVERTISEMENT

Psikologis Barcelona Terganggu Usai Tersingkir Sebelum Bertanding

Yanu Arifin - Sepakbola
Kamis, 27 Okt 2022 09:00 WIB
Barcelona -

Barcelona dipastikan tersingkir dari Liga Champions, bahkan sebelum bertanding melawan Bayern Munich. Hal itu dinilai memengaruhi psikologis tim.

Hal itu diutarakan Xavi Hernandez, pelatih Barcelona, usai timnya dilumat Bayern Munich. Bertanding di Camp Nou, Kamis (27/10/2022), Blaugrana dihajar 0-3 lewat gol dari Sadio Mane, Eric Maxim Choupo-Moting, dan Benjamin Pavard.

Kekalahan itu kian melengkapi penderitaan Barcelona, yang sebelum laga sudah dipastikan tersingkir dari Liga Champions. Kegagalan itu ditelan Robert Lewandowski dkk, usai Inter Milan bisa mengalahkan Viktoria Plzen 4-0, yang bermain lebih dulu.

Dengan kemenangan Inter, Barcelona dipastikan gagal mengejar posisi runner up. Raksasa LaLiga itu menempati urutan ketiga di Grup C dengan 4 poin, di bawah Bayern (15) dan Inter (10). Dengan menyisakan satu laga tersisa, Barcelona tak mungkin bisa mengejar raihan poin dua rivalnya.

Xavi mengaku, kepastian tersingkir sebelum bermain dinilai cukup memengaruhi mental tim. Alhasil, Barcelona gagal tampil bagus saat melawan Bayern Munich dan kalah memalukan.

"Saya ingin berterima kasih kepada penggemar atas dukungan tanpa syaratnya. Mereka menciptakan atmosfer yang luar biasa. Kami sangat menghargainya. Sangat disayangkan kami tidak dapat menunjukkan penghargaan kami dengan baik di lapangan. Kami harus menghadapi kenyataan, saya sudah memperingatkan kami harus menerima pukulan ini dan berkembang dari hal tersebut. Ini adalah pukulan besar," kata Xavi, di situs resmi UEFA.

"Hari ini kami tidak bisa bersaing dengan cukup baik. Kami tidak bisa mencapai level mereka. Bayern sangat bagus, jauh lebih baik dari kami, lebih intens. Saya yakin melihat kami tersingkir sebelum pertandingan memengaruhi kami secara psikologis."

"Kami tergabung dalam grup yang sangat rumit, dan rasanya seperti banyak yang melawan kami di Liga Champions ini. Sepakbola kejam bagi kami. Pada hari-hari sulit lainnya, kami bisa berkompetisi, tetapi tidak di sini."

"Musim belumlah berakhir pada Oktober. Ada lebih banyak trofi yang harus diperebutkan. Kami harus tetap bersatu. Ini cara yang kejam usai tersingkir dari Liga Champions, tetapi jika Anda menganalisis beberapa pertandingan kami yang lain, kami pantas mendapatkan lebih," ungkap Xavi.

Simak Video 'Sebelum Dihajar Bayern, Mental Barcelona Sudah Hancur!':

[Gambas:Video 20detik]



(yna/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT