Liverpool Vs Real Madrid: 'Si Merah' Melawan Diri Sendiri

ADVERTISEMENT

Liverpool Vs Real Madrid: 'Si Merah' Melawan Diri Sendiri

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 08 Nov 2022 10:00 WIB
TOPSHOT - Liverpools Egyptian midfielder Mohamed Salah (R) and Real Madrids Croatian midfielder Luka Modric vie during the UEFA Champions League final football match between Liverpool and Real Madrid at the Stade de France in Saint-Denis, north of Paris, on May 28, 2022. (Photo by JAVIER SORIANO / AFP) / The erroneous mention[s] appearing in the metadata of this photo by JAVIER SORIANO has been modified in AFP systems in the following manner: [Liverpools Egyptian midfielder Mohamed Salah] instead of [Liverpools Senegalese striker Sadio Mane ]. Please immediately remove the erroneous mention[s] from all your online services and delete it (them) from your servers. If you have been authorized by AFP to distribute it (them) to third parties, please ensure that the same actions are carried out by them. Failure to promptly comply with these instructions will entail liability on your part for any continued or post notification usage. Therefore we thank you very much for all your attention and prompt action. We are sorry for the inconvenience this notification may cause and remain at your disposal for any further information you may require. (Photo by JAVIER SORIANO/AFP via Getty Images)
Liverpool kembali berhadapan dengan Real Madrid di Liga Champions musim ini. (Foto: AFP via Getty Images/JAVIER SORIANO)
Jakarta -

Bertemu Real Madrid di 16 besar Liga Champions menghadirkan tantangan sulit buat Liverpool. Madrid bak momok buat mereka sejauh ini.

Liverpool bertemu Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions, dalam drawing yang digelar Senin (7/11/2022) kemarin. Melihat catatan pertemuan kedua tim, ini bukan undian yang menguntungkan anak-anak Merseyside.

Liverpool tak pernah menang dalam enam pertemuan terakhir, menelan lima kekalahan. Itu termasuk dua kekalahan dalam final musim 2017/2018 dan 2021/2022 lalu.

Secara keseluruhan, Liverpool punya catatan tiga kemenangan atas Madrid dari sembilan kali berhadapan. Mereka memenangi tiga pertemuan pertama, yakni pada final 1980/1981 silam saat masih era Piala Champions, lalu dalam due pertemuan babak 16 besar Liga Champions 2008/2009.

Mantan pemain dan manajer Liverpool Graeme Souness menyebut catatan lawan Madrid belakangan ini bisa menjadi semacam hantu dalam pikiran skuad besutan Juergen Klopp. Oleh karena itu tugas pertama Liverpool dalam pertemuan kali ini adalah mengatasi hambatan psikologis dan mengalahkan diri sendiri dulu.

"Buat Liverpool, itu adalah sebuah nama, ini soal apa yang muncul di kepala dari nama tersebut. Mereka (Real Madrid) tampak bisa, sekalipun sedang tak tampil baik secara domestik, muncul unjuk gigi di laga-laga tersebut (Liga Champions). Mereka seperti punya sebuah cara untuk menang," ujarnya.

"Tergantung pada apa yang akan dimainkan oleh Liverpool. Ketika saya melihat Liverpool di babak pertama kemarin (vs Tottenham), itu bagus, mereka melakukannya dengan benar, hebat."

"Tapi di babak kedua, mereka menjadi nomor dua dari Tottenham yang menaikkan agresi dan mereka kesulitan menghadapinya. Jadi ya pertemuan ini tergantung seperti apa kemunculan Liverpool di lapangan," pungkasnya.

(raw/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT