Rayo Vallecano Klub Semenjana yang Mampu Tembus Final Eropa

Rayo Vallecano Klub Semenjana yang Mampu Tembus Final Eropa

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 08 Mei 2026 14:20 WIB
STRASBOURG, FRANCE - MAY 07: Ivan Balliu and Isi Palazon of Rayo Vallecano celebrate with teammates following the teams victory during the UEFA Europa Conference League match between Racing Club de Strasbourg Alsace and Rayo Vallecano de Madrid at S
Foto: Getty Images/Simon Hofmann
Madrid -

Rayo Vallecano klub semenjana yang mampu menembus final kompetisi Eropa. Rayo punya stadion yang begitu buruk serta tak menjual tiket secara online.

Rayo Vallecano menembus final Conference League usai menang 1-0 di kandang Strasbourg, Stade de la Meinau, pada leg kedua semifinal, Jumat (8/5/2026). Gol tunggal kemenangan tim tamu dibuat oleh Alemao.

Klub asal Spanyol ini unggul agregat 2-0 atas Strasbourg. Pada leg pertama, Rayo juga menang 1-0 di Vallecas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini merupakan kali pertama Rayo mampu menembus final di kompetisi kompetisi Eropa. Pada laga final, Rayo bakal berhadapan dengan Crystal Palace di Leipzig pada 28 Mei mendatang.

ADVERTISEMENT

Keberhasilan menembus final Conference League merupakan keberhasilan besar untuk Rayo yang lekat dengan status semenjana.Prestasi ini bahkan bisa dibilang keajaiban jika melihat dari buruknya fasilitas yang dimiliki klub di pinggiran Madrid ini.

Berbeda dengan dua klub asal Madrid yaitu Real Madrid dan Atletico Madrid yang punya fasilitas mewah, insfrastruktur penunjang Rayo jauh dari kata layak. Kondisi markas mereka Estadio de Vallecas jadi cerminan akan hal itu.

Vallecas yang berkapasitas 14.700 tempat duduk merupakan yang terkecil kedua di LaLiga. Vallecas hanya punya tiga sisi tribune. Sisi keempat di belakang gawang merupakan tembok.

MADRID, SPAIN - APRIL 30: General view of the Vallecas prior to the the UEFA Europa Conference League match between Rayo Vallecano de Madrid and Racing Club de Strasbourg Alsace at Estadio Vallecas on April 30, 2026 in Madrid, Spain. (Photo by Sathire Kelpa/Eurasia Sport Images/Getty Images)MADRID, SPAIN -Foto: Getty Images/Eurasia Sport Images

Fasilitas Vallecas juga usang dan seakan tak terawat. Dikutip dari Guardian, toilet stadion tak bersih dan kadang tak ada air. Kursi-kursi di tribune kotor. Kondisi lapangan Vallecas juga begitu buruk.

Rayo juga tak menjual tiket laga kandang secara online. Penjualan tiket hanya dilakukan di loket yang berada di Vallecas.

Keengganan Presiden Rayo, Raul Martin Presa, melakukan perbaikan jadi biang masalah dari usangnya kondisi Vallecas. Tak heran jika Presa punya hubungan yang sangat buruk dengan supoter Rayo.

Namun di tengah keterbatasan tersebut, para pemain Rayo tetap mampu berprestasi dengan menembus final Conference League. Posisi mereka di LaLiga juga berada di papan tengah dengan menempati di posisi ke-11.

Kunci solidnya Rayo adalah mereka sudah seperti keluarga. Hal tersebut diungkapkan oleh kapten Rayo, Florian Lajuene.

"Rayo adalah klub yang istimewa. Anda bisa melihat betapa bahagianya semua pemain. Kami seperti sebuah keluarga besar yang bermain sepak bola bersama. Kami hanya bermain dan menikmati diri kami sendiri, dan mencapai final ini memang pantas kami dapatkan," ujar Rayo dikutip dari situs UEFA.




(pur/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads