detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 12 Okt 2016 13:31 WIB

Eko Yuli Tunda Pulang Kampung dan Liburan karena Bonus Olimpiade Belum Cair

Mercy Raya - detikSport
Foto: REUTERS/Yves Herman Foto: REUTERS/Yves Herman
Jakarta - Peraih medali Olimpiade 2016, lifter Eko Yuli Irawan, menunda liburan bersama keluarga karena bonus yang dijanjikan pemerintah belum cair.

Eko Yuli menjadi salah satu lifter yang berhasil menyumbang medali perak angkat besi di Olimpiade Rio de Janeiro pada Agustus lalu. Selain Eko, Sri Wahyuni Agustiani juga mempersembahkan medali yang sama di kelas 48 kg.

Indonesia sendiri meraih total tiga medali di Olimpiade tersebut. Satu medali lain, emas, dipersembahkan nomor ganda campuran bulutangkis Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Atas pencapaian tersebut, pemerintah Indonesia menjanjikan bonus sebesar Rp 5 miliar kepada masing-masing peraih medali emas, sementara untuk medali perak masing-masing diganjar Rp 2 miliar.

Akan tetapi, sejauh ini bonus tersebut belum cair. Dari perkembangan teranyar, Kementerian Pemuda dan Olahraga mengatakan bahwa bonus itu cair paling lambat 2 November mendatang.

[Baca juga: Bonus Olimpiade dan Paralimpiade Cair Paling Lambat 2 November]

Untuk Eko Yuli, hal itu cukup menganggu rencana-rencananya. Padahal usai PON 2016 Jawa Barat, ia berencana melancong bersama istri dan buah hati tercinta.

"Tiga minggu lalu sih sudah ada yang minta buku rekening dan NPWP. Tapi belum ada yang kabarin kapan bonusnya cair," kata Eko kepada detikSport, Rabu (12/10/2016).

"Sedikit menghambat. Soalnya mau pulang kampung dan liburan belum kesampaian karena menunggu bonus yang belum cair. Jadi selama libur latihan dari PON sampai sekarang belum ke mana-mana lagi. Inginnya secepatnya cair dan tidak mundur-mundur lagi-lah," ucapnya.

(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com