DetikSport
Kamis 12 Oktober 2017, 11:05 WIB

Pelatnas Asian Para Games 2018 Tunggu Arahan Kemenpora

Femi Diah - detikSport
Pelatnas Asian Para Games 2018 Tunggu Arahan Kemenpora Foto: dok. Humas Kemenpora
Jakarta - Pemusatan latihan nasional Asian Para Games 2018 hingga kini belum dimulai. National Paralympic Committee (NPC) menunggu arahan Kemenpora.

Selain Asian Games, Indonesia juga diburu waktu menggeber persiapan Asian Para Games Jakarta pada Oktober 2018. NPC dipatok meraih peringkat lima besar Asia. itu berkaca hasil bagus di ASEAN Para Games 2017 di Kuala Lumpur, September 2017 dengan keluar sebagai juara umum.

Namun, sampai kini persiapan atlet menuju Asian Para Games belum juga dimulai. Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun, mengatakan pelatnas Asian Para Games belum bisa segera digeber di Solo karena menunggu arahan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora)

"Kami tunggu dari Kemenpora. Tapi, kami (NPC) juga perintahkan teman-teman untuk latihan mandiri dulu di daerahnya masing-masing sampai ada arahan dari sana," kata Senny kepada detikSport, Kamis (12/10/2017).

[Baca Juga: Pelatnas Asian Para Games 2018 Belum Mulai, David Jacos Latihan Mandiri]

"(Meski belum mulai lagi pelatnas) tidak memengaruhi (kondisi atlet) juga. Kami maklum mungkin teman-teman juga masih rindu keluarga karena satu tahun kemarin belum pulang kan untuk persiapan ASEAN Para Games. Jadi sembari menunggu bonus juga," Senny menjelaskan.

"Bulan depan pasti sudah mulai pelatnas. Waktunya cukup kok soalnya kami concern satu pekerjaan langsung fokus. Apalagi teman-teman merasa saat ini sudah diperhatikan oleh negara. Saya selalu tekankan itu. Kami hanya bisa membantu mengharumkan nama bangsa dengan kemampuan berolahraga. Lakukan sebaik mungkin agar kita bisa ikut berapresiasi untuk negara ini," ujar dia kemudian.

5 Besar di Asian Para Games Tantangan Berat

Indonesia akan menurunkan 300 atlet menuju Asian Para Games 2018. Dengan jumlah itu, atlet-atlet difabel Indonesia diharapkan bisa memperbaiki peringkat di Asia dari semula sembilan menjadi peringkat lima. Target itu melihat dari keberhasilan David Jacobs dkk. keluar sebagai juara umum di ASEAN Para Games.

Tetapi, menurut Ketua NPC Indonesia Senny Marbun, target yang dipatok cukup berat. Sebab, persaingan di level Asia berbeda dengan Asia Tenggara.

[Baca Juga: Elang Bondol Jadi Maskot Asian Para Games 2018]

"Itu berat (5 besar) loh. Kami harus jujur dengan kemampuan kami karena ini olahraga. Bukan pintar-pintaran bicara. Kami tidak berupaya untuk mewujudkan itu tapi kami akui itu berat. Ini 42 negara," kata Senny.

Selain itu, Senny juga menyebut pesaing-pesaing Indonesia itu bukan sembarangan. Seperti China, Jepang, Korea, dan Mesir, negara-negara itu dinilainya punya kekuatan besar di Asia.

"Realistisnya mungkin ketujuh atau keenam. Karena, pada Asian Para Games Incheon empat tahun lalu kami peringkat kesembilan. Intinya, kami berusaha untuk ke sana, bila perlu rangking ketiga atau keempat. Tetapi, kami bicara standar olahraga. Kami tak bisa mimpi karena semua harus diukur sesuai kemampuan dan dukungan," Senny menjelaskan.

"Tapi karena ini urusan negara. Indonesia tuan rumah lagi. Jadi saya rasa siap lah," ujar Senny.



(mcy/)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed