detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 03 Okt 2020 16:03 WIB

ONE Championship: Eko Roni Siap Baku Hantam dengan Petarung Malaysia

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Eko Roni Saputra Eko Roni Saputra siap menghantam lawannya asal Malaysia pekan depan (dok.EVOLVE MMA/ONE Championship)
Singapura -

Eko Roni Saputra senang akhirnya bisa naik panggung lagi di ONE Championship. Dia pun bertekad menumbangkan lawannya asal Malaysia Murugan Silvarajoo.

Pandemi virus corona sempat membuat ONE Championship tertunda beberapa bulan, sebelum akhirnya manggung lagi Juli lalu. Nah, di saat jeda itulah, para petarung Indonesia menunggu kesempatan main.

Salah satunya adalah Eko Roni Saputra yang sudah berdiam di Singapura bersama EVO Gym. Eko Roni yang merupakan mantan atlet gulat Indonesia itu terus berlatih.

Sampai akhirnya kesempatan itu datang pada ajang ONE: REIGN OF DYNASTIES, Jumat (9/10/2020) pekan depan. Eko Roni naik ring untuk menghadapi petarung Malaysia Murugan "Wolverine" Silvarajoo.

Pertarungan ini makin panas karena ada bumbu-bumbu persaingan Indonesia dan Malaysia di dunia olahraga. Eko Roni pun ingin berlatih sekeras mungkin untuk memberikan yang terbaik.

"Kami akan memulainya dengan posisi berdiri, jadi kami akan banyak menyerang. Pelatih Siyar [Bahadurzada] mengatakan kepada saya bahwa saya telah meningkatkan kemampuan menyerang saya, dan mungkin saya perlu menunjukkannya," kata Eko dalam rilis kepada detikSport.

"Tetapi jika tidak berhasil, maka saya akan mencoba menjatuhkannya karena pada akhirnya saya adalah seorang pegulat, jadi saya lebih baik dalam pertarungan bawah. Kemudian, jika saya tidak berhati-hati, saya mungkin akan ditinju dan kalah. Jadi, saya perlu berhati-hati dan membaca situasinya," sambungnya.

Silvarajoo adalah mantan Juara Tinju F3, yang memiliki tangan berbahaya dan sama-sama terampil di lapangan. Eko Roni tahu harus berhati-hati, dan tidak terlalu memaksakan kehendaknya untuk menyerang, agar jangan terjebak dalam penyimpangan pertahanan.

"Kemenangan saya sebelumnya [melawan Khon Sichan] adalah melalui kuncian, dan saya membaca beberapa komentar di media sosial yang mengatakan wajar saja saya menang karena grapling adalah keahlian saya. Jadi rupanya, mendapatkan kemenangan cepat saja tidak cukup bagi para netizen."

"Jika saya bisa menang dalam pertarungan berdiri, maka itu akan bagus. Tapi gulat sudah ada dalam DNA saya, jadi saya rasa saya hanya akan fokus pada apa yang bisa saya lakukan."

Untuk ONE Championship pekan depan, menu utamanya adalah duel Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai dan Kickboxing Sam-A Gaiyanghadao dari Thailand menghadapi Josh "Timebomb" Tonna dari Australia.

"Menurut saya momentum ini penting untuk terus berjalan, dan inilah langkah yang harus saya ambil untuk mendapatkan gelar pada akhirnya. Jadi, saya akan selangkah demi selangkah. Jika saya sudah menjadi pesaing peringkat teratas, maka kekalahan mungkin bukan masalah besar karena saya masih akan berada di atas daftar pesaing top. Tapi untuk saat ini, yang perlu saya lakukan adalah meningkatkan peringkat saya," tutup Eko Roni.

(mrp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com